Tiga Orang Meninggal Akibat Kebakaran Gedung Kemenhub

Jakarta, PenaOne - Tiga korban ditemukan meninggal dunia akibat kebakaran yang terjadi di gedung Kementerian Perhubungan Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Minggu, sekitar pukul 04.00 WIB

Madura United Bakal Barter Pemain dengan Persija?

Jakarta, PenaOne - Manajer Madura United, Haruna Soemitro buka suara soal kabar pertukaran pemain dengan Persija Jakarta. Haruna tak membantah. Namun demikian nama pemain yang akan dibarter masih dirahasiakan.

Kata Pak Cik, Rembuk Nasional Dihadiri 60 Ribu Orang "Ditumbalkan"

Jakarta, PenaOne - Ketua panitia penyelenggara Rembuk Nasional aktivis 98 Sayed Junaidi Rizaldi saat memberikan sambutan didepan Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengatakan 60 ribu orang hadir dalam acara Rembuk Nasional.

Persija Jakarta Ingin Bojan Malisic Dihukum


BOJAN Malisic dinilai bermain kasar dan menjadi provokator saat pertandingan Persib kontra Persija.

Laga antara Persib Bandung dan Persija Jakarta, yang berakhir 3-2, di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Minggu (23/9), meninggalkan catatan dari pihak Persija yang kurang senang dengan aksi dari stoper Persib, Bojan Mališić.

Stoper yang akrab disapa Mali itu dinilai telah bermain kasar dan beberapa kali bersikap provokatif. Mali memang kedapatan menendang dada dari Novri Setiawan, sehingga dinilai pihak Persija layak dapat hukuman.

“Saya rasa perlu apalagi ini pemain asing. Pemain asing yang bermain di Indonesia seharunya mereka memberikan edukasi, memberikan masukan, dan mengangkat skillpemain lokal tapi bukan jadi provokator," kata manajer Persija Ardhi Tjahjoko, dikutip goal.com.

"Nyatanya tidak, ia bermain kasar, atau tidak memberikan contoh yang baik. Jadi saya rasa harus diberikan hukuman,” sambung pria yang juga berpangkat marsekal pertama tersebut.

Ardhi kemudian merunut pada pengalaman Persija yang pernah kehilangan Marko Šimić dalam beberapa pertandingan karena dihukum Komisi Disiplin. Kala itu, Šimić dihukum karena kedapatan memukul gelandang Persipura Jayapura, Ian Louis Kabes.

“Kalau bukti sudah kami kumpulkan setelah pertandingan. Bukti-bukti itu terkumpul kami serahkan ke Komdis. Nanti keputusan tergantung Komdis. Saya tidak terima, Simic waktu itu diberi hukuman empat kali tidak bermain akibat menyikut. Itu rupanya masukan dari tim Persipura, kami berbuat sama dong Persipura bisa mengapa kami tidak bisa." (ias)

760 Siswa SD di Jakbar Diberikan Paket Makanan Olahan Ikan


Jakarta, PenaOne - Sebanyak 760 siswa sekolah dasar dari SDN Kapuk 16 Kapuk, SD Kalibaru Tambora, dan SDN 04 Jatipulo, Palmerah, mendapat makanan olahan ikan dari Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat.

Kasudin Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian Jakarta Barat, Marsawitri Gumay mengatakan, pihaknya mendistribusikan 760 paket makanan olahan ikan kepada para siswa sejak Selasa (25/9) hingga Kamis (27/9).

"760 paket makanan olahan ikan tersebut berisi ebi furai, nugget dan bakso ikan," ujar Marsawitri, Rabu (26/9/2018). 

Ia mengungkapkan, kegiatan ini bertujuan memotivasi siswa SD untuk gemar makan ikan, sekaligus meningkatkan konsumsi makan ikan di Jakarta Barat. (bjk/ani)

Menteri Era SBY Yakin Jokowi Menang 90% di Papua

Foto @Istimewa
Papua, PenaOne - Pengurus Dewan Pimpinan Provinsi (Depimprov) Relawan Jokowi (ReJo) Papua resmi dilantik di Auditorium gedung RRI Jayapura, Selasa (25/9/2018).

Pelantikan dihadiri seluruh pengurus RèJo tingkat Kabupaten dan Kota seluruh Provinsi yang ada di Papua.

Freddy Numberi saat hadir dalam Pelantikan ReJo Papua.
Puncak pelantikan itu, ditandai dengan adanya deklarasi dan pembacaan Sumpah Kebulatan Tekad RèJo oleh Ketua Koordinator Wilayah (Korwil) RèJo Papua dan Barat Bumi Ambassador Freddy Numberi. Isi deklarasi itu berisikan 5 butir tekad RèJo untuk menangkan Jokowi-Ma'ruf Amin pada Pilpres 2019.

"5 butir Kebulatan Tekad RèJo diharapkan dapat menjadi kekuatan pengikat dan motivasi bagi seluruh civitas RèJo dalam menjalankan tugas pokok da fungsi (Tupoksi) relawan yang mandiri, berintegritas, bekerja sepenuh hati, penuh tanggung jawab, tulus dan ikhlas tanpa pamrih," ujar Freddy Numberi dalam siaran pers Rabu (26/9/2018).

Lebih lanjut Menteri Perhubungan era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini meyakini bahwa 90% rakyat Papua akan memilih Jokowi-Ma'ruf Amin dalam pertarungan Pilpres nanti.

Pengurus ReJo provinsi Papua usai dilantik.
"Jokowi adalah Presiden RI yang paling perhatian pada pembangunan dan rakyat Papua," ujarnya.

Menurut Freddy, rasa cinta dan perhatian presiden Jokowi atas Papua sama seperti pada rakyat Indonesia lainnya.

"Rakyat Papua cinta terhadap Jokowi. Jangan dengarkan suara-suara "sumbang" yang menyebut Jokowi tidak berbuat apa-apa di Papua," kata Freddy.

Ketua umum ReJo HM Darmizal MS (pegang mik).
Sementara, Ketua umum ReJo HM. Darmizal, MS dan pengurus lainnya mengaku bangga relawan Jokowi bisa berkibar di bumi Cendrawasih ini.

"Kami bersyukur dapat hadir di bumi Cendrawasih yang sangat indah ini. Kami yakin Jokowi akan menang di Papua," ujar Darmizal. (sal/gus)

Besok, Ribuan Buruh Kepung Gedung Sate

Ilustrasi
Bandung, PenaOne - Ribuan buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Provinsi Jawa Barat akan melakukan unjuk rasa di Gedung Sate, Bandung, pada hari Kamis tanggal 27 September 2018. Demikian disampaikan Ketua DPW FSPMI Provinsi Jawa Barat, Sabila Rosyad.

Menurut Rosyad, aksi unjuk rasa buruh ini dilakukan untuk menolak Peraturan Gubernur Jawa Barat Nomor 54 Tahun 2018 Tentang Tata Cara Penetapan Dan Pelaksanaan Upah Minimum Di Daerah Provinsi Jawa Barat.

Rosyad mensinyalir munculnya Pergub tersebut adalah pesanan pengusaha untuk melanggengkan praktek upah murah.

"Buktinya tidak ada proses atau mekanisme pembahasan yang adil dan transparan dalam pembuatannya," tegas Rosyad.

Selain itu, lanjutnya, Pergub tersebut isinya sangat tidak manusiawi dan bermartabat serta berdampak kepada bertambahnya tingkat kemiskinan masyarakat Jawa Barat.

"Banyak pasal-pasal dalam Pergub yang bertabrakan dengan aturan Undang-Undang dan mengeliminasi fungsi serikat pekerja," tegasnya.

Bahkan isi dari Pergub yang diteken oleh Pj Gubernur Jawa Barat Moohamad Iriawan itu tidak jauh berbeda dengan isi Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015 yang keberadaannya ditolak dengan keras oleh buruh Indonesia.

"Seolah belum puas dengan kebijakan di tingkat pusat, di tingkat daerah dibuat lagi kebijakan yang tidak berpihak pada kaum buruh," pungkas Rosyid.

Oleh karena itu, FSPMI yang berafiliasi dengan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) akan menggerakkan anggotanya di seluruh Kab/Kota yang ada di Jawa Barat untuk berdemo di Gedung Sate agar Gubernur segera mencabut Pergub No 54/2018. (nila)