Monday, 30 March 2015

Akibat Kelalaian Tiga Orang ABK Menjadi Tersangka


Jakarta, PenaOne -  Akibat dari kelalaian dari awak kapal tongkang yang terbakar di Muaro Anai, Kelurahan Pasie Nan Tigo Tiga pada hari Jumat (27/3/15) kemaren Polisi menetapkan tiga orang dari lima orang awak kapal menjadi tersangka.

Kapolsek Koto Tangah, Kompol Saman Matanari mengatakan, pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi dan kelima awak kapal, dan menetakan tiga orang tersangka.

"Ketiganya dijerat Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 pasal 53 juncto pasal 55 huruf B tentang Minyak dan Gas Bumi, serta pasal 55 dan 56 KUHP dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun penjara," ujar Kapolsek seperti dikutip dari laman KLIKPOSITIF,  Padang, Senin, (30/3/2015).

Ketiga awak kapal ini menjadi tersangka yaitu EM (50), warga Seberang Penggalangan, AJ (38), warga Penggalangan, dan satu awak yang masih dirawat di RS akibat luka bakar JM (40) warga Batang Harau.

Dari kejadian meledaknya kapal tongkang yang memuat 10 ton BBM jenis bensin dan sejumlah kapal nelayan tersebut, kerugian ditaksir miliaran rupiah.
Menjawab pertanyaan awak media soal adanya indikasi penyeludupan BBM, Saman belum bisa memastikan karena akan dilakukan penyelidikan lebih lanjut lagi.

"Indikasinya ada kesana, tapi kami belum pastikan, saat ini masih penyelidikan bersama Polairut. Sekarang ketiga tersangka ini kami proses akibat kelalaiannya saja," tegasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, kapal tongkang yang akan mengankut sebanyak 10 ton bensin tujuan Kepulauan Mentawai terbakar di Muaro Anai, Pasie Nan Tigo, Koto Tangah, Padang pada Jumat, (27/3/2015).