Monday, 30 May 2016

MUI Gelar Diskusi Terbuka Bahas Revisi UU Terorisme


PenaOne, Jakarta - Majelis Ulama Indonesia (MUI) menggelar diskusi terbuka membahas revisi Undang-undang tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme di Gedung MUI Pusat Jakarta, Senin (30 Mei 2016).

Diskusi ini dibuka langsung oleh Ketua Umum MUI KH. Ma’ruf Amin, dan menghadirkan narasumber Anggota Pansus Revisi UU Anti Terorisme DPR dari Fraksi PPP Arsul Sani dan Komisioner Komnas HAM Hafid Abbas serta Pengamat Terorisme dari PP Muhammadiyah Mustofa B Nahrawardaya.

Ketua Umum MUI KH. Ma’ruf Amin mengatakan, nantinya tidak ada lagi kemungkinan terjadi pelanggaran hak asasi manusi (HAM) seperti yang pernah dialami terduga teroris Siyono asal Jawa Tengah, dan dirinya  menginginkan aka nada rehabilitas bagi para terduga teroris.

"Kita mengharapkan dengan diskusi ini akan memberkan masukan dan pandangan kepada Panitia Khusus (Pansus) DPR RI, apabila ada terduga terorisme jika tidak terbukti, ada rehabilitasi. Itu yang kita harapkan. Harus intensif memang tapi jangan ada pelanggaran HAM pada mereka yang terduga," ujar Ma’ruf.


Dalam pencegahan paham radikal yang mengatasnamakan agama, Ma’ruf menambahkan MUI sejauh ini  ini MUI telah melakukan sosialisasi dan mengembangkan penguatan faham Islam moderat untuk terorisme serta mencetak dai, lakukan sosialisasi, eliminasi perkembangan faham radikalisme.