Monday, 30 May 2016

Warga Telaga Tujuh Minta Mantan Keuchik Diproses Hukum


PenaOne, Langsa - Warga masyarakat Gampoeng Telaga Tujoh (pulau pusong) kecamatan Langsa Barat, Kota Langsa, Aceh meminta Polisi segera memeriksa mantan Keuchik mereka Kamaruzzaman yang diduga telah menyalah gunakan kekuasaan demi memperkaya diri.

Menurut data audit Inspekrat Kota Langsa No 65/IKL-LHP/2015 tanggal 28-12-2015, laporan hasil pemeriksaan nomor 65/IKL-LHP/2015 dan surat laporan kepada walikota Langsa nomor 700/015/IKL-BP/SP-LHP/2016, tentang tugas pokok dan pungsi pengelolaan keuangan dan aset daerah tahun anggaran 2013, 2014, 2015 APBK, APBA dan APBN.

Berdasarkan hasil audit Kamaruzzaman diduga telah melanggar PP No 53 tahun 2010 dan SK Camat, serta Qanun Kota Langsa No 06 tahun 2010 dan Qanun No 15 tahun 2015 terkait penggunaan anggaran Bantuan Keuangan Peuamakmu Gampoeng (BKPG) tahun 2015 Rp 30.000.000 dan Alokasi Dana Gampoeng (ADG) tahun 2014/2015 Rp 22.000.000 dan ADG tahap pertama tahun 2015 dari dana APBN Rp 123.481.928.

'Kamaruzzaman terindikasi telah melanggar peratuaran walikota Langsa (Perwal) No 15 tahun 2015, perwal No 4 tahun 2014, perwal No 02 tahun 2015 dan Peraturan Gubernur Aceh (Pergub) No 07 tahun 2014 tentang pedoman pengelolaan bantuan keuangan pemakmu gampoeng dalam provinsi Aceh, Pasal 22 Undang Undang No 31 Tahun 1999 Jo Undang undang No 20 tahun 2001 tentang tindak pidana korupsi.

Sementara mantan Kechik Telaga Tujoh (Pusong) kecamatan Langsa Barat Kamaruzzaman saat hendak di komfirmasi awak media sudah tidak berada di tempat, saat di hubungi melalui handphonenya menolak untuk ditemui, selanjutnya saat dikomfirmasi melalui pesan singkat WastAppnya menyebutkan, “[28/5 12:45] Bilang saja kantor dimana biar saya ke kantor, [28/5 13:01] Oke nanti saya datang dg org devisi hukum [28/5 13:08] Paling dua org tiga dg saya.. Dan tlg sdra siapakan bahan utk lakukan audit, krn LHP yg anda dapat bukan dr inspektorat, melainkan dr tangan Tuha Peut gp, [28/5 13:09] Sy sudah telp org inspektorat, hari senin ay kasih LPJ semua ke kantor, “terang Kamaruzzaman lewat WastAppnya.(M.Abubakar)