Friday, 17 June 2016

Berbagi Parcel Nusantara Bersama Yayasan Hasanah Titik


Tanggerang, PenaOne - PPPA Daarul Qur'an kembali menggelar program Berbagi Parcel Nusantara (BPN) Ramadan tahun ini. Salah satu program yang rutin terlaksana setiap Ramadan.
Hal ini merupakan salah satu upaya PPPA Daarul Qur'an sebagai lembaga penghimpun dana sedekah yang konsen dalam pembibitan penghafal Alqur'an. Termasuk, secara konsisten berkontribusi dalam mendukung dakwahnya para guru atau pengajar Alqur'an.

Tahun ini, BPN tahap pertama berlangsung di Aula Masjid Al-Madinah, Ciledug, Tanggerang, Rabu (15/6) malam. Sedikitnya, ratusan ustad/ustadzah, guru ngaji, TPA, TPQ se-Jabodetabek turut hadir dalam kegiatan malam itu. Mereka adalah pendakwah Alqur'an yang mengkontribusikan waktu, usia dan tenaganya untuk mengajarkan Alqur'an.
"Tak hanya dari Ciledug, dan sekitar Jakarta saja, tetapi ada yang dari Sukabumi. Mereka berangkat ke sini sejak jam 8 pagi," ujar General Manager Pendayagunaan, Muhammad Yusuf.
Ia melanjutkan, berbarengan dengan agenda berbuka puasa bersama, mereka pun diajak untuk mengenali potensi seorang guru dalam Character Building yang dipaparkan oleh Asep Sapa'at. Seorang Trainer dan Pemerhati Karakter Guru.

Pembinaan ini, dimulai beberapa jam sebelum berbuka puasa. Alhamdulillah, diawali dengan games ringan, para guru yang hadir mulai terbawa dengan materi yang dipaparkan. Tak hanya itu, mereka pun diajak mengenang masa-masa sulit selama menjadi guru ngaji.
Luar biasa, berbagai pengalaman telah dialami oleh ratusan guru ini. Ada yang bercerita telah menjadi guru sejak bangunan belum utuh berdiri. Ada pula, yang sulit mendapatkan dukungan orang tua santri/murid dalam mengajarkan Alqur'an.

Direktur Utama, Muhammad Anwar Sani mengucapkan terima kasih kepada para pendakwah Alqur'an yang istiqomah mengajar dan menanam nilai-nilai Alqur'an. Mengingat, hal ini adalah salah satu upaya dalam membangun Indonesia dengan Alqur'an dan melahirkan para pemimpin penghafal Alqur'an.

"Selama masih adanya guru serta pengajar Alqur'an yang istiqomah. Saya optiomis, Indonesia akan dipimpin oleh para penghafal Alqur'an," ujarnya dihadapan ratusan pendakwah Alqur'an.

Yuyun Rokhayah, salah satu guru TPA Al-Qalam yang telah mengajar selama 10 tahun ini mengucapkan syukur dan terima kasih kepada PPPA Daarul Qur'an dan Yayasan Hasanah Titik. "Alhamdulillah, senang rasanya bisa mendapatkan parcel ini. Sebenarnya, ini bukan tujuan saya mengajar," ujarnya.

Ia melanjutkan, dari pada menghabiskan waktu dengan sia-sia dan tidak bermanfaat. Lebih baik, ia mengajar, yang InsyaAllah lebih bermanfaat.