Friday, 10 June 2016

Bulan Ramadhan, Hindari Makan Terlalu Banyak di Waktu Sahur dan Berbuka


Jakarta, PenaOne - Bulan Ramadhan seluruh umat muslim di dunia berpuasa dan hanya makan pada sahur dan berbuka di saat terbenam matahari.

Masyarakat muslim di belahan bumi utara pada tahun ini, menjalankan ibadah puasa bertepatan dengan musim panas. Muslim di AS menjalankan puasa hingga 17 jam sehari, waktu yang mereka jalankan untuk berpuasa sedikit lama.

Pakar anastesi dari Oxford, Dr. Razeen Mahroof, memperingatkan agar kita tidak makan terlalu banyak di luar jam puasa.

Mahroof mengatakan kepada situs kesehatan Inggris, NHS Choices, bahwa waktu sahur kita sebaiknya mengonsumsi makanan yang mengenyangkan sekaligus memberikan energi selama berjam-jam, seperti karbohidrat.

Pakar nutrisi senior Lovely Ranganath mengatakan kepada Gulf News bahwa tidur dan cukup cairan juga menjaga agar tubuh tetap sehat selama bulan puasa.

Dia mengatakan kekurangan cairan tidak hanya bisa menyebabkan dehidrasi, tapi juga perut kembung.

Terdapat lebih dari 1,6 miliar Muslim di seluruh dunia. Sekitar 3,3 juta di antaranya berada di AS.

Banyak Muslim berbuka puasa dengan makan kurma dan meminum seteguk air, tradisi yang dimulai hampir 1.400 tahun lalu oleh Nabi Muhammad SAW.

Sumber: VOA Indonesia