Wednesday, 15 June 2016

Kerajaan Arab Saudi Mengutuk Penembakan Massal di Klub Gay

Washington, PenaOne - Kerajaan Arab Saudi melalui Kedutaan Besarnya di Amerika Serikat (AS) mengutuk aksi penembakan di klub malam khusus gay Pulse, di Orlando, Florida, Amerika Serikat (AS). Penembakan massal di klub gay itu menewaskan 50 orang, termasuk pelaku penembakan, Omar Mateen.

Duta Besar Saudi untuk AS Pangeran Abdullah bin Faisal menyampaikan pernyataan resmi Pemerintah Saudi.

“Kerajaan Arab Saudi mengutuk dalam istilah terkuat serangan terhadap orang yang tidak bersalah di Orlando, Florida, dan mengirimkan belasungkawa terdalam kepada keluarga dan teman-teman korban dan kepada orang-orang dari Amerika Serikat,” bunyi pernyataan Pemerintah Saudi, yang dilansir Al Arabiya, Senin malam (13/6/2016).

Pangeran Abdullah mengatakan Kerajaan Saudi berdiri dengan orang-orang Amerika dan berdoa untuk  pemulihan semua orang yang terluka dalam serangan itu.

Menurutnya, Arab Saudi tertarik untuk bekerja sama dengan AS dan masyarakat internasional untuk "mengakhiri tindakan-tindakan kekerasan tidak masuk akal dan teror."

Serangan pada hari Ahad dini hari itu tercatat sebagai penembakan paling mengerikan dalam sejarah AS modern. Keluarga Omar Mateen disebutkan telah meminta maaf atas penembakan massal tersebut.