Wednesday, 29 June 2016

Lotte Mart Luncurkan Program CSR Donasi 1% Penjualan Produk Private Brand


Jakarta, PenaOne - Sebagai wujud kontribusi serta kepedulian Lotte Mart Indonesia (LMI) terhadap Panti Asuhan disekitar toko Lotte Mart, hari ini (27/6) LMI luncurkan Program CSR Donasi 1% penjualan Produk Private Brand untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok Panti Asuhan berupa sembako, pakaian serta perlengkapan sekolah.    

Direktur Komersial LMI, Donny S Handoko mengungkapkan bahwa peluncuran Donasi 1% penjualan Private Brand merupakan kepedulian LMI terhadap kesejahteraan panti asuhan di sekitar toko Lotte  Mart. Program ini mengajak pelanggan berpartisipasi, dimana dengan pembelian produk Private Brand telah ikut membantu panti asuhan yang sudah dipilih oleh Lotte Mart,” ungkapnya saat memberikan sambutan di toko Lotte Mart Kelapa Gading, Jakarta (27/6). 

Program donasi 1% akan dilakukan berkelanjutan, sebagai tahapan awal akan didonasikan produk Private Brand ke panti asuhan sekitar Lotte Mart Kelapa Gading, yakni Panti Asuhan Al Aqso dan Panti Asuhan Muhammadiyah serta wilayah Lotte Mart Marvell kepada panti asuhan Darul Falah dan panti asuhan Ibnu Maryam.

Lotte Mart bekerjasama dengan RZ (Rumah Zakat) dalam program ini, khususnya terkait penyaluran dana donasi 1% penjualan produk Private Brand. Adapun program lainnya yang sudah dijalankan bersama dengan RZ yaitu program pengumpulan dana donasi pelanggan yang sudah berjalan selama 5 tahun.

Donny berharap dengan adanya program CSR ini, penjualan produk Private Brand akan terus meningkat dan kontribusi yang diberikan oleh Lotte Mart bagi panti asuhan lebih banyak lagi.

RZ selaku mitra Lotte Mart dalam penyelenggaraan program dana CSR ini memberikan apresiasi yang sangat baik. "Inisiatif Lotte Mart ini adalah salah satu inovasi pemberdayaan kepedulian sosial dari perusahaan. Secara bertahap, harapannya masyarakat bisa memberikan respon positif bahkan mendukung penuh keberlangsungan program di masa-masa mendatang," ungkap CEO RZ, Nur Efendi.


RZ juga mengharapkan agar Program CSR Donasi 1% penjualan Produk Private Brand ini akan terus berinovasi dalam konteks program pemberdayaannya. Hal ini agar inisiatif kepedulian sosial LMI bisa memberikan kemanfaatan bagi semakin banyak masyarakat di berbagai wilayah di Indonesia.

Tentang LOTTE MART :
Setelah sukses mengambil alih 100% saham Makro Cash & Carry pada bulan November 2008 dan mengubah nama 19 toko Makro menjadi LOTTE Mart Wholesale pada bulan Mei 2010 yang disertai pemberian harga yang lebih murah serta peningkatan pelayanan kepada para pelanggan Indonesia.
Selain itu, hingga kini LOTTE Mart telah memiliki 14 toko retail yang terletak di Mal Gandaria City, Festival City Link, Mal Panakkukang, Mal Kelapa Gading, Mal LOTTE Bintaro, Mal Kuningan City, Mal LOTTE Fatmawati, Mal Bekasi Junction, Mal SOLO Baru, Mal LOTTE Taman Surya, Mal Ratu Plaza, Mal Medan Centre Point, Cimone City dan Marvell City dan LOTTE Mart kini telah memiliki 2 toko LOTTE Supermarket yaitu LOTTE Supermarket Kemang dan Lotte Supermarket Bandung Electronic Center. Sebagai informasi, saat ini total toko LOTTE Mart worldwide sudah mencapai 285 toko, tersebar di Negara-negara separti Korea (117 toko), China (116 toko), Indonesia (43 toko) dan Vietnam (12 toko).

Tentang RZ:
RZ (Rumah Zakat) adalah lembaga filantropi yang mengelola zakat, infak, sedekah, serta dana sosial lainnya melalui program-program pemberdayaan masyarakat. Program pemberdayaan direalisasikan melalui empat rumpun utama yaitu Senyum Juara (pendidikan), Senyum Sehat (kesehatan), Senyum Mandiri (pemberdayaan ekonomi), serta Senyum Lestari (inisiatif kelestarian lingkungan). 

Tahun 2016 ini, RZ meluncurkan Sharing Happiness, sebuah gerakan berbagi untuk menyebarkan kebahagiaan melalui perbaikan kondisi sosial kemasyarakatan di 723 kelurahan dan desa yang tersebar dari Aceh hingga Papua. Adapun pemilihan wilayah tersebut berdasarkan assessment yang dilakukan oleh Fasilitator Integrated Community Development (ICD). Diharapkan dengan menggulirkan kampanye Sharing Happiness, RZ bersama masyarakat bisa memberikan kontribusi dalam indeks pembangunan melalui beragam program pemberdayaan.