Monday, 13 June 2016

MUI minta TVRI Minta Maaf, Terkait Busana yang Bergambar Salib Tayangan Ramadhan


Jakarta, PenaOne - Terkait tayangan program Ramadhan di TVRI yang terdapat   simbol agama umat Kristiani, pada busana muslim yang dikenakan oleh pengisi acara jelang sahur. Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyayangkan peristiwa tersebut karena akan menyinggung perasaan umat Islam dan meminta TVRI meminta maaf atas kelalaian tersebut.

Ketua Komisi Informasi dan Komunikasi MUI, Masduki Baidlowi, mendesak TVRI segera meminta maaf kepada umat Islam.

"Langkah ini sebagai upaya tetap menjaga kerukunan antar umat beragama. "Harus minta maaf, karena itu adalah kesalahan," katanya di Jakarta, Senin (13/6).

Lebih lanjut Masduki mengatakan,  dalam hal ini MUI hanya menyampaikan pengaduan kepada lembaga-lembaga terkait seperti Komisi Penyiaran Indonesia dan Kementerian Informasi untuk menindak lanjuti tayangan yang tidak sesuai syariah agama Islam saat Ramadhan ini di seluruh stasiun TV Nasional.

"Jadi tergantung bagaimana orang-orang yang punya wewenang dengan ini yang akan memberi sanksi, MUI tidak memiliki wewenang dalam hal ini, ujarnya.

Apalagi, kata Masduki, TVRI di bawah pengawasan Komisi I DPR RI, sehingga jika ada kesalahan dari manajemen keuangan atau program tayang, DPR RI bisa langsung menegur sekaligus memberikan sanksi kepada TVRI. "Jadi MUI di samping akan mengadukan ke KPI, juga mengadu kepada Komisi I DPR RI," katanya.

 Sebelumnya, dalam sebuah tayangan program sahur Ramadhan, Sabtu (11/6) pukul 03.18 WIB, TVRI menampilkan dua pengisi acara berjilbab dengan busana bertanda salib yang cukup jelas. Dokumentasi atas acara ini pun berkembang viral di media sosial dan cukup meresahkan masyarakat.



Sumber: Republika