Saturday, 4 June 2016

Petani Semangka di Kendal Mengalami Gagal Panen



Kendal PenaOne - Para petani semangka di Kecamatan Rowosari Kendal mengeluhkan turunnya hujan di akhir Mei dan awal Juni ini. Akibatnya ratusan hektar tanaman semangka banyak yang busuk dan membuat para petani mengalami kerugian hingga puluhan juta perhektar.

Petani asal Desa Jatipurwo, Kecamatan Rowosari, Kamdi mengatakan,dirinya menghabiskan modal mencapai mencapai Rp 15 juta untuk menamam semangka di sawah yang seluas satu hektar, namun dirinya tidak mendapatkan hasil yang diharapkan pasalnya semangka yang ditanamnya itu kali ini gagal panen.

“Musim panen kali ini hanya mendapatkan hasil Rp 5 jutaan, sebelum hujan semangka saat usia 25 hari satu hektarnya di tawar Rp 50 juta,  namun sekarang hanya dapat Rp 5 juta dikarenakan banyak semangka yang busuk,” ujarnya, Jumat, (4/6/2016).

Menurut Khamdi gagalnya panen kali ini diakibatkan turunnya hujan berturut-turut dalam beberapa hari terakhir ini, dirinya memastikan seluruh petani semangka yang ada di Kendal mengalami kerugian karena semangka tidak kuat bila terkena air hujan.


Pada tahun lalu, petani semangka mendapatkan hasil panen yang bagus dan harga semangka saat itu mencapai Rp 4.000 perkilogramnya, namun dalam musim penghujan saat ini harga semangka turun menjadi Rp 1700 perkilogramnya.