Saturday, 18 June 2016

Program PPPA Daarul Qur'an, Pengunjung SPBU Disambut dengan Kalimat Al Fatihah

Depok, PenaOne - Pengisisan Bahan Bakar Umum Pertamina Retail di areal Jalan Margonda Raya,  Depok aga sedikit berbeda dengan biasanya, saat bulan Ramadhan ini .yang berada di "Selamat pagi Indonesia.. Dimulai dari nol, ya" Mungkin kalimat tersebut yang kerap kita jumpai tatkala tiba di Stasiun (SPBU) Pertamina. Akan tetapi, ada sedikit perbedaan jika singgah ke SPBU Pertamina Retail di areal Jalan Margonda Raya, Depok.

Pengunjung akan disambut dengan kalimat, "Dimulai dari Al-Fatihah, ya". Al-Fatihah? Apa tak salah?
Tidak sama sekali.. Bagi pengunjung dan karyawan SPBU yang terletak di jantung Kota Depok ini mungkin telah membuktikannya sendiri. Disaat fikiran memanas, dahaga memuncak dan dikejar-kejar waktu, mereka disapa oleh ustad-ustad dari Klinik Tahsin.

Ya, Klinik Tahsin program dari PPPA Daarul Qur'an ini, kemarin telah beraksi di Depok. Menyapa masyarakat yang haus akan hidangan rohani, Kamis, (16/6).

Beberapa karyawan SPBU dan pengunjung pun mulai mengaji ketika stand Klinik Tahsin rampung didirikan pada pukul 16.00 WIB. Mereka secara bergantian menjajal seberapa benar bacaan Alqur'annya.
Salah satu peserta bernama Firman Noviansyah Putra (22), berkata "saya pikir bacaan Alqur'an saya sudah paling benar, ternyata ketika dikoreksi oleh ahlinya masih ada yang salah."

Memang, Klinik Tahsin ini digagas untuk memberantas ketidak fahaman masyarakat akan baca Alqur'an. Mengingat, Alqur'an adalah kebutuhan setiap muslim.

Sembari menunggu saat berbuka puasa atau sering disebut dengan istilah ngabubutrit, masyarakat tidak hanya dapat mengantri untuk mendapatkan bahan bakar kendaraannya. Tapi, dapat pula mengujungi Klinik Tahsin untuk mengisi kembali bahan bakar rohaninya yang harus selalu direcharge.


"Semoga, lebih banyak lagi masyarakat yang perduli dengan Alqur'an. Sehingga, budaya membaca Alqur'an dapat segera merakyat," harap Timoteo Muhammad Ridwan (21), salah satu peserta Klinik Tahsin dari Depok.