Friday, 3 June 2016

Tidak Sekadar Kejar Target, Komisi IX Ingin UU Kebidanan yang Berkualitas




Jakarta, PenaOne - Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi NasDem Irma Suryani Chaniago menyatakan agar Komisi IX benar-benar serius merumuskan draf RUU Kebidanan. Hal ini agar UU Kebidanan yang dilahirkan nanti betul-betul menjadi solusi bagi para bidan di Indonesia. Agar menjadi UU yang komprehensif maka perlu informasi dan masukan dari berbagai elemen terkait pelayanan kebidanan ini.


"Masih perlu banyak waktu kita minta masukannya secara detail supaya kita nanti tidak lagi bicara kuantitas undang-undang tapi kita mengejar kualitas. Selama ini DPR kalau bikin undang-undang kualitasnya belakangan, yang penting undang-undang diselesaikan. Habis itu masuk judicial review di MK. Nah, itu kita tidak mau," ungkap Irma di ruang di hadapan Ikatan Bidan Indonesia, Persatuan Obstetri, Ginekologi Indonesia, dan Ikatan Dokter Indonesia, saat rapat dengar pendapat umum, di Jakarta, Kamis (2/6).


Menurut Irma, dari berbagai persoalan yang menyangkut profesi kebidanan yang ada saat ini, semua harus jelas dulu, misalnya terkait adanya tumpang-tindih otoritas, uji kompetensinya lewat DIKTI, dan lain sebagainya.


"Jadi kami betul-betul mengharapkan, semua yang bisa diberikan pada kita maka itu harus disampaikan. Agar undang-undang ini nanti betul-betul menjadi solusi yang komprehensif," tegasnya.



Irma menambahkan, RUU yang akan melindungi 70 ribu bidan dan masyakarat ini masih panjang pembahasannya.  Karena sekali lagi, Komisi IX benar-benat ingin melahirkan UU yang berkualitas.