Tuesday, 28 June 2016

Warga Aceh Utara Masih Tinggal di Gubuk


Lhoksukon, PenaOne – Zulkifli salah seorang warga warga Aceh Utara hingga saat ini masih tinggal di gubuk tua. Rumah batuan pemerintah melalui program rumah Dhuafa, belum memihak kepada kaum dhuafa dan warga miskin. Hingga saat ini warga miskin belum mendapatkan manfaat dari program ini yangmana program ini bertujuan untuk mewujudkan masyarakat berdaya yang bertumpu pada sumber daya lokal melalui sistem yang berkeadilan serta peduli kepada nasib kaum dhuafa.

Zulkifli (41), warga Cot Kumbang, Kecamatan Baktiya, Aceh Utara tinggal di gubuk tua bersama istri dan tiga anaknya, dengan penghasilan buruh bangunan dirinya hanya mampu menutupi kebutuhan dapur. Dengan hidup seadanya Zulkifli hingga sekarang hanya mampu membangun gubuk sebagai tempat tinggalnya.

Kebutuhan yang semakin hari semakin tinggi Zulkifli harus berusahan untuk membiayai pendidikan anak-anaknya.

Zulkifli warga Cot Kumbang, Kecamatan Baktiya, Aceh Utara sedang
berada di depan gubuknya
“Untuk sekolah mereka butuh uang, jadi saya tidak tau kapan bisa membangun rumah,” ujarnya saat ditemui di rumahnya, Minggu (26/06/2016).

Zulkifli mengharapkan bantuan pemerintah. Dia telah menyampaikan proposal bantuan rumah kepada pemerintah daerah. Namun sampai sekarang, bantuan rumah untuk warga miskin tersebut belum dibangun.

Sama halnya dengan, Maryam,(55), warga Cot Kumbang, yang juga tingga digubuk tidak layak huni seperti Zulkifli, hingga saat ini mereka juga belum mendapat bantuan rumah. Bersama dengan anal-anaknya, Maryam hanya bisa sabar meski tinggal digubuk yang sangat memprihatinkan. Maryam sangat mengharapkan bantuan rumah dari Pemkab Aceh Utara.

Penulis: Hasanuddin