Saturday, 4 June 2016

Warga Solo Tolak Pemberlakuan Sistem Satu Arah di Jalan DR Radjiman Solo


Solo, PenaOne - Ratusan warga Solo, Jawa Tengah melakukan unjuk rasa dengan turun kejalan, Sabtu, (4/6/2016). Mereka menolak pemberlakuan jalur satu arah yang ditetapkan di ruas jalan DR Radjiman Kecamatan Laweyan Solo, jalan penghubung Kabupaten Wonogiri, Solo, Semarang.

Meski di tengah terik matahari tidak menyurutkan niat mereka, bahkan mereka nekat memblokir jalan DR Radjiman dengan membawa spanduk yang bertuliskan penolakan sistem satu arah sehingga membuat arus lalu lintas macet.

Salah seorang Koordinator aksi Abah Ali mengatakan, aksi ujuk rasa kali ini merupakan aksi yang keempat kalinya yang dilakukan warga sebagai penolakan terhadap sistem satu arah yang diberlakukan sejak 17 April 2016 lalu.

“Aksi ini keempat kalinya untuk menolak pemberlakuan sistem satu arah, sistem satu arah ini hanya menimbulkan kemacetan dan ekonomi warga tergangu seperti warga yang berdagang di sepanjang jalan ini,” ujarnya.

Menurut Abah Ali, pemberlakuan sistem satu arah ini dinilai tidak tepat karena dilakukan tanpa kajian yang matang, terbukti setelah diberlakunya sistem satu arah ini sepanjang jalan ini selalu macet dan nantinya akan berpengaruh terhadap perekonomian warga.


Selain melakukan pemblokiran jalan, para unjuk rasa ini juga melakukan sholat Hajad berjemaah di tengah jalan di bawah terik matahari. Mereka berdoa agar pemangku kebijakan diberikan hidayah agar mau membatalkan sistem satu arah tersebut.