Monday, 25 July 2016

Pasangan Mesum di Gerebek Warga saat Adzhan Magrib

Padang, PenaOne - Sepasang remaja dipergoki oleh warga kelurahan Jawi-jawi II Kecamatan Pariaman Tengah, Sumbar, yang sedang berbuat asusila di sebuah rumah menjelang adzhan magrib, Minggu (24/7/2016).

Saksi mata Ali Usman warga Kelurahan Taratak mengatakan, bahwa lokasi rumah tempat kedua sejoli melakukan perbuatan asusila merupakan rumah milik orang tua lelaki D (18) dengan pasangannya F (17) asal Lubuk Alung.


"Rumah ini terleatak di antara perbatasan Kelurahan Jawi-jawi II dan Taratak, ketika sore itu saya sedang duduk di sebuah cucian motor g yang berdekatan dengan TKP, kemudian datanglah seorang pemuda setempat menghadap dengan melaporkan bahwa D telah membawa seorang perempuan F kedalam rumahnya tanpa sepengetahuan RT," terang Ali yang akrab dipanggil Ucok.

Setelah mendapat laporan tersebut sambungnya, Ucok dengan beberapa pemuda setempat mendatangi rumah yang dimaksudkan, sampai di depan pintu, ABG D langsung mencegat Ucokk dan CS dengan mengatakan, tidak ada orang di dalam rumah.

"Ketika kami hendak memasuki rumah tadi, si D mencegat kami di depan pintu dengan alasan ia hendak pergi keluar, namun kecurigaan semakin mendalam ketika melihat muka dan rambut D acak-acakan, selanjutnya saya tanyakan apakah orang tuanya ada dirumah atau tidak, ia menjawab tidak. Dengan spontan maka kami menyerobot masuk kedalam rumah," ulas nya.

Disaat berada didalam rumah pandangan Ucok tertuju pada sebuah kamar yang pintunya sedang terbuka dalam kondisi gelap, maka masuklah ia kedalam kamar tersebut. Di atas tempat tidur ucok melihat seperti ada gundukkan tinggi yang berbungkus dengan kain putih, ia curiga kenapa gundukkan itu bergerak-gerak, maka dengan serta merta ia menarik kain penutupnya.

"Pertama di tarik memang terasa keras, namun saya tarik lagi hingga berulang-ulang maka terelepaslah kain putih itu dan muncullah seorang perempuan dari dalamnya, yang di saksikan pada saat itu bahwa perempuan ini dari bagian pusar hingga mata kakinya tanpa benang sehelaipun, kecuali dada keatas," tutur Ucok.

Khawatir mengundang masa lebih banyak lagi dan ditakutkan akan main hakim sendiri maka D dan F secepatnya dibawa ke kantor Satpol PP Pariaman oleh para saksi.

Handrizal Fitri S.STP Kasatpol PP Pariaman mengatakan, bahwa peristiwa penangkapan sepasang ABG mesum tersebut oleh warga Kelurahan Taratak dan Jawi-jawi II memang benar adanya dan tengah diproses hukum.

"Sekitar pukul enam sore tadi kami dan anggota mendapatkan laporan dari masyarakat, bahwa ada sepasang muda-mudi yang ditangkap di sebuah rumah di kelurahan Jawi-jawi II, dan telah diamankan serta digelandang ke kantor Pol PP. Terkait latar belakang kejadian ini kita akan memintai keterangan lebih lanjut dari saksi, kemudian kita akan memintai juga keterangan dan pemeriksaan dari sepasang kekasih ini," pungkasnya.

Terkait apakah D dan F memang berbuat asusila atau tidak, keduanya masih dalam pemeriksaan oleh PPNS Pol PP Pariaman."Tindakan selanjutnya kita akan memanggil orang tua dari pasangan ABG tersebut dan ninik mamak kelurahan Jawi-jawi II, jika memang terbuki keduanya berbuat asusila tentunya mereka akan dikenai sanksi adat dan Perda Kota Pariaman tentang perbuatan pelanggaran norma dan asusila," tutup Handrizal. (warman)


Sumber: minangkabaunews