Saturday, 9 July 2016

Polisi Kembali Geledah Rumah Nur Rohman,Tak Ada Bom yang Ditemukan


Solo, PenaOne - Tim Inafis dan Lap For Mabes Polri Jumat siang kembali menggledah rumah Nur Rohman di sangkrah, pasar Kliwon Solo, Jawa Tengah. Dalam penggledahan yang berlangsung selama du jam lebih tersebut, polisi membawa satu helm sueb.

Dengan pengawalan ketat radius 200 meter dari rumah Nur Rohman, di Sangkrah Rt 01 Rw 12, pasar Kliwon Solo, Jawa Tengah. Tim Inafis dan Tim Lap for Mabes Polri menggledah rumah Nur Rohman tetangga dan warga yang berada di dekat lokasi diperintahkan petugas untuk masuk rumah masing masing.

Dalam penggledahan yang berlangsung selam kurang lebih dua jam tersebut, polisi tidak menemukan barang bukti lain sebagai tambahan penyelidikan. Namun polisi hanya membawa sebuah helm yang menurut petugas dinamakan helm sueb/ sueb dalam bahasa polisi.

Menurut Sotkompol Saprodin, Kasat Reskrim Polresta Solo yang berhasil di wawancarai, penggledahan ini sebagai tindak lanjut dari peralatan dari Mabes Polri. Petugas mengamankan satu helm Sueb.

Sementara itu untuk identitas sepeda motor pelaku yang digunakan untuk melakukan bom bunuh diri, petugas menjelaskan masih menunggu rilis dari Mabes Polri.


Penggledahan ini sendiri adalah yang ke dua, setelah Selasa sore saat kejadian tim Densus telah menggledah rumah Nur Rohman. Dalam penggledahan bebebrapa waktu lalu di rumah Nur Rohman, petugas tidak ada menemukan bahan kimia maupun bom, hanya beberapa buku tentang Jihad dan Syiah serta uang,  hp dan tas milik istri Nur.

Nur Rohman menjadi buron Polisi dalam kasus Terorisme selama enam bulan terakhir, dia lolos dalam penggerebekan kelompok Abu Mushab di Bekasi Desember 2015 lalu. Saat melarikan diri, Nur diduga membawa lari tiga bom ada bom lempar dan bom ransel.