Monday, 29 August 2016

Kagama Gelar Orasi Kebangsaan: "Kerja Nyata Untuk Negeri”

SIARAN PERS

Jakarta, PenaOne - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke 71, Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) bersama Perhimpunan Ikatan Perguruan Tinggi Negeri Seluruh Indonesia (Perhimpuni)  menggelar acara Peluncuran Buku, Talkshow serta Orasi Kebangsaan “Kerja Nyata Untuk Negeri” pada hari Minggu malam, tanggal 28 Agustus 2016 di Auditorium (Gedung H) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Jl. Pattimura No. 20 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Pada acara yang dihadiri oleh beberapa menteri kabinet kerja dan para ketua umum ikatan alumni perguruan tinggi negeri itu, disampaikan orasi kebangsaan oleh Ketua Umum Kagama, Ganjar Pranowo. Dalam orasinya, Ganjar Pranowo menekankan beberapa hal: pertama, Kagama ingin menggunakan momentum peringatan hari kemerdekaan sebagai jembatan memperkuat persatuan, mempererat sinergi dan juga sekaligus menegaskan komitmen kerja nyata untuk negeri diantara semua anak bangsa khususnya para  alumni perguruan tinggi negeri seluruh Indonesia . Kedua, dalam mewujudkan Indonesia sebagai bangsa pemenang tidak bisa dilakukan sendiri sendiri.  Kagama membayangkan Indonesia disusun berdasarkan kerja-kerja dari setiap anak bangsa. Dibangun diatas jalinan persatuan antar anak negeri. Dibesarkan oleh prestasi putera-puteri terbaik bangsa. Ketiga, Kagama mengajak semua alumni perguruan tinggi, apapun universitasnya, apapun profesinya saat ini,untuk terus berkarya, untuk terus berprestasi mewujudkan Indonesia sebagai bangsa pemenang.

Peluncuran Buku Spesial "Dari Bulaksumur Untuk Indonesia"

Setelah menyampaikan orasi kebangsaan, Ketua Umum Kagama juga meluncurkan buku “Dari Bulaksumur Untuk Indonesia” yang berisi kumpulan pemikiran insan Universitas Gadjah Mada dan Kagama untuk kemajuan Indonesia. Pemikiran yang disarikan dalam buku ini diambil dari serial diskusi  bulanan "Teras Kita", yang diselenggarakan PP Kagama, Harian Kompas serta disiarkan di Radio Sonora.

Buku ini membahas topik-topik atau persoalan-persoalan yang tidak hanya sedang aktual, ramai dibahas di ruang-ruang publik tapi juga strategis dan, karena itu, penting untuk dicarikan solusinya.

Buku ini juga merupakan respon Kagama atas permintaan Presiden Joko Widodo saat membuka Musyawarah Nasional Kagama di Kendari 6 November 2014.  Dan buku ini sudah disampaikan langsung kepada  Presiden Joko Widodo  pada akhir bulan April 2016, sebagai masukan strategis  dalam proses pembuatan kebijakan.

Talkshow Inspirasi Anak Bangsa

Kagama juga menampilkan Talkshow “Inspirasi Anak Negeri”   dengan menghadirkan:  Nur Agis Aulia (Petani yang Merdeka), Kartamali (Kepala Desa Online) dan Tim Mahasiswa IPB (Inovasi Gucakusi).  Melalui narasumber yang ditampilkan, Kagama ingin memberikan  apresiasi dan sekaligus mendapatkan inspirasi  dari putera puteri terbaik bangsa. Agar ke depan sebagai bangsa kita tetap optimis meraih kemajuan. Karya nyata yang ditunjukan oleh narasumber meyakinkan Kagama bahwa banyak inovasi, karya dan prestasi yang telah dilakukan anak bangsa untuk negerinya.


Nur Agis Aulia (27 tahun ) adalah sedikit dari anak muda yang punya niat untuk bertani. Ia yakin benar bahwa profesi sebagai petani yang mulai ditinggalkan banyak orang, sesungguhnya keren dan bisa menyejahterakan. Lulusan Jurusan Pembangunan Sosial Fisipol UGM itu mengintegrasikan pertanian dan peternakan secara mandiri di Desa Waringinkurung, Kabupaten Serang, Banten sejak 2013. Jika ia perlu pupuk, ia tinggal ambil dari kandangnya. Jika ia perlu pakan, ia tinggal ambil dari kebun dan sawahnya. Ia juga bisa mencetak penghasilan harian, mingguan, bulanan, dan tahunan. Lewat perusahaannya Jawara Banten Farm, Nur Agis berkibar sebagai petani yang merdeka. Tidak berhenti di situ, ia melatih lebih dari 1.000 anak muda agar mau menjadi petani yang keren seperti dirinya.

Sedangkan, Kertamalip adalah Kepala Desa Karang Bajo, Kecamatan Bayan, Lombok Utara yang terletak di kaki Gunung Rinjani. Untuk memudahkan layanan kepada warga, ia menyelenggarakan pemerintahan desa secara “online”. Semua layanan publik mulai pengurusan KTP dan surat-surat penting lainnya, pendaftaran pasien puskesmas, penggunaan anggaran, dan penyebaran informasi penting untuk warga dilakukan secara “online”.

Narasumber talkshow yang adalah tim mahasiswa IPB dengan inovasi Gucakusi. Gula selama ini hanya diproduksi dari ekstraksi tebu atau sugar cane yang banyak di tanam di daerah-daerah tandus di Indonesia. Produksi gula dengan tebu ini semakin menurun karena adanya penyusutan lahan sehingga diperlukan sebuah inovasi untuk menjaga produksi gula tetap tinggi. Inovasi yang mereka temukan adalah ternyata kulit dari singkong mampu digunakan untuk memproduksi gula cair. Bahkan gula dari singkong ini memiliki tingkat kalori yang lebih rendah dari gula tebu, sehingga dapat mencegah obesitas. Gula cair kulit singkong ini mengandung energi 106 kilo kalori per 100 gramnnya, sedangkan gula pasir mengandung 364 kkal per 100 gram.

“Berangkat dari konsep “zero waste”, tim inovatif ini melihat produksi singkong Indonesia cukup besar. Indonesia termasuk lima negara penghasil singkong terbesar di dunia. Inovasi ini mendapatkan medali emas dalam Macau International Innovation and Invention Exhibition (MIIIE) pada Juli 2015 lalu. Tim dari IPB yang terdiri dari Farauq Arrahman, Galih Nugraha, Putri Vionita, dan Abdul Aziz tersebut menang dengan membawa produk gula cair. Produk yang diberi nama GUCAKUSI (Gula Cair dari Kulit Singkong) tersebut mengalahkan 250 pesaing dan 80 inovasi lainnya yang berasal dari 22 negara di dunia.

Acara diakhiri dengan hiburan dari Band Kementerian PU dan Perumahan Rakyat. Yang menarik dari penampilan band ini, penabuh drumnya adalah Basuki Hadimoeljono, Menteri PU dan Perumahan Rakyat.  Selain dihadiri Menteri PU dan Perumahan Rakyat, acara Kagama akan dihadiri oleh Mensesneg, Pratikno;  Sekretaris kabinet, Pramono Anung;  Kepala Staf Kepresidenan, Teten Masduki, Menlu Retno Marsudi; Menteri Perindustrian, Airlangga Hartato; Menteri Ristek dan Diktik, M Nasir;  Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi; Wamenlu M Fachir, serta Wamenkeu, Mardiasmo.

Selain itu akan hadir juga  Ketua Dewan Pertimbangan Presiden, Sri Adiningsih, Wakil Ketua BPK, Sapto Amal, serta para ketua umum ikatan perguruan tinggi negeri, diantaranya,  Dwi Sutjipto, Ketua Umum IKA ITS sekaligus Dirut Pertamina, Djarot Saiful Hidayat, Presidium IKA Universitas Brawijaya dan Wagub DKI Jakarta,  Maryono, ketua umum IKA UNDIP yang juga Dirut  BTN serta banyak lagi yang lain.


Sekjen Pengurus Pusat
Keluarga Alumni UGM (Kagama)