Saturday, 6 August 2016

Mahasiswa UBH Padang Tanam 5.000 Pohon Produktif dan Sosialisasi Bahaya Narkoba di SMAN XI Tarusan


Painan, PenaOne - Melalui kuliah kerja nyata pembelajaran pemberdayan masyarakat (KKN-PPM), Mahasiswa Universitas Bung Hatta bersama Pemerintah Nagari Kapuh, Kecamatan Koto XI Tarusan, Pessel, Sumbar menanam pohon produktif sebanyak 5.000 batang di setiap rumah warga dan pantai.

Kegiatan penanaman secara simbolis dilakukan oleh Camat Koto XI Tarusan, Hadi Susilo dan dihadiri Walinagari Kapuh, Ezman, Ketua Bamus, Erimarzon, tokoh adat, tokoh agama dan masyarakat sekitarnya.

Ketua Pelaksana KKN-PPM Universitas Bung Hatta, Alfian M Aziz, Kamis (4/8) mengatakan, bibit yang ditanam didapatkan berkat kerjasama pemerintah nagari dengan mahasiswa KKN-PPM UBH serta Dinas Kehutanan Pesisir Selatan dan Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Barat.

Program penghijauan ini mengusung tema 'Sarantak Basamo Mahijauan Nagari' yang melibatkan sebanyak 29 orang dan didampingi oleh Dewan Pembina Lapangan, Darwasman.

Selain penghijauan pekarangan rumah dan pantai, mahasiswa KKN-PPM UBH 2016 juga melakukan sosialisasi ke nelayan tentang penangkapan dan perlengkapan, pembuatan paruik ayam (makanan khas) dan penggunaan bahan bakar serta penggunaan minyak yang selayaknya.

Tidak hanya itu saja, Mahasiswa ini juga melakukan sosialisasi tentang bahaya narkoba dan beasiswa ke SMAN 1 Koto XI Tarusan, serta ke SD, TK dan pengadaan rumah belajar yang dilaksanakan di Musholla.

"Sosialisasi akan pentingnya menjauhkan diri dari bahaya narkoba kepada generasi muda, dan kegiatan ini dilaksanakan setiap Senin, Rabu dan Jumat, ujarnya.

Sementara Walinagari Kapuh, Ezman menyebutkan,  kegiatan penghijuan kampung dan pantai dengan pohon produktif tersebut diharapkan menjadi sebuah warisan sumberdaya alam bagi seluruh masyarakat.

"Penanaman pohon produktif ini akan mnjadi warisan sumberdaya alam bagi maayarakat, oleh karena itu, masyarakat diminta menjaga dan memelihara tanaman dengan melakukan pemagaran agar tidak terinjak dan dimakan oleh hewan," ajaknya. [Humas Pemkab Pessel]