Friday, 28 October 2016

LAKI: Minta Kajati Aceh Usut Proyek Rp 11 Milyar Asal Jadi


LANGSA, PenaOne - Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) minta Kejaksaan Tinggi (Kajati) Aceh untuk segera memeriksa kontraktor dan Pengawas Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) proyek Pengembangan Kawasan Pemukiman (PKP) Provinsi Aceh.

Hal itu, di sampaika ketua LAKI provinsi Aceh Muhammad Abubakar, dalam rilis yang di sampaikan ke media ini di sebutkan, proyek pembangungan infra struktur pemukiman kumuh kawasan kota Langsa dengan anggaran Rp 10.650.832.000 dari Anggaran Pembelanjaan Negara (APBN) murni tahun 2016 di kerjakan asal jadi.


"Menurut LAKI, proyek tersebut di kerjakan oleh PT. Putra Ananda sebagai Contraktor Leveransien yang beralamat  jalan Cut Nyak Dhien No 46 A Lam Ateuk Barat Banda Aceh, dan CV. Matauro Engeneering Consultan sebagai Consultan Supervisi telah lalai dalam mengawasi mutu proyek yang diduga telah terjadi kerugian negara Milyaran Rupiah.

"LAKI menilai, proyek dengan Nomor Kontrak HK.02.03/29.7/PKP.08/PKPI/KONT/IV/2016 dengan masa kerja 210 terhitung dari tanggal 08 April 2016 saat ini sudah hancur akibat di kerjakan asal jadi.

"LAKI minta, Polda dan Kajati Aceh segera periksa kontraktor pelaksana, PPTK, Consultan Pengawas dan Consultan perencana proyek pbangunan infrastruktut pemukiman kumuh kawasan kota Langsa hampir mencapai Rp 11 Milyar dari dana APBN murni yang sudah hancur akibat di kerjakan asal jadi, 'terang Abubakar.



Muhammad Abubakar
ketua DPD LAKI Provinsi Aceh
HP 085210777874
WA 08126491775