Tuesday, 29 November 2016

Hubungan SPBUN di Kabarkan Mulai Retak Dengan Direksi PTPN


Aceh, PenaOne - Pasca terkuaknya dugaan penyimpangan yang di lakukan pimpinan Proyek Peumakmu Gampoeng (PPG) oleh pihak PTPN I Aceh, di khabarkan hubungan Serikat Pekerja Perkebunan (SPBUN) PTPN I Aceh, sudah mulai tidak harmonis dengan para Dirut dan Direksi perusahan BUMN itu.

"Menurut informasi yang berhasil diendus riaukontras.com di Langsa, hubungan antara karyawan dan pimpinan Direksi PTPN sudah mulai retak, di sinyalir para direksi sekarang kurang memahami persoalan yang muncul selama ini, 'ujar sumber riaukontras.com.

"Berdasarkan bocoran, dari sumber riaukontras.com di PTPN I Aceh, rapat mendadak pada Sabtu (26/11) antara direksi dan komisaris khusus membahas selain berita di berbagai media terkait dugaan penyimpangan yang melibatkan para pimpinan di PTPN I, diantaranya program peumakmu Gampoeng dan uang pensiun karyawan da Danpenbun.

"Dalam rapat tersebu juga di bahas persoalan retaknya hubungan antara pimpinan perusahaan dengan karyawan yang sudah mulai tidak harmonis lagi, seperti banyaknya pesan singkat (SMS) yang masuk ke henpon pimpinan perusahaan, 'hubungan antara karyawan dan pimpinan sudah mulai terkotak kotak dalam kantor, serikat pekerja sudah tidak harmonis lagi dengan direksi menurut karyawan pimpinan arogan, Dirut dan Direksi tidak pernah ke lapangan (Kantor unit) sehingga memicu keretakan hubungan.
"Ketua SPBUN PTPN I Aceh Ady Yuspan, saat di hubungi Media Senin (28/11) menyebutkan hubungan kami harmonis, namun saat di tanya kenapa hal itu di bahas dalam rapat antara Komisaris, Dirut, Direksi, Kabag dan jajarannya pada Sabtu (26/11), 'soal itu saya tidak tau, karena bukan rapat dengan kami, rapatnya dengan manajemen perusahaan, 'ujar Ady Yuspan.

Sementara Humas PTPN I Aceh Ernawati saat di komfirmasi Media Senin (28/11) melalui henponnya tidak ada komen begitu juga dengan pesan singkat (SMS) tidak ada tanggapan.








Penulis: Muhammad Abubakar