Tuesday, 29 November 2016

Polda Jateng Tindak Lanjuti Penggelapan Tanah 5.390 Meter di Kedungpane


Jakarta, PenaOne - Polda Jawa Tengah (Jateng) akan menindak lanjuti kasus penggelapan tanah seluas 5.390 meter yang berlokasi di Kedungpane, Kelurahan Mijen, Kota Semarang, Jateng yang dilaporkan pemiliknya Andar Mangasa Situmorang dengan bukti laporan LP/B/228/V/2015/Jateng/Reskrimum tanggal 27 Mei 2015.

Dalam salinan perkembangan kasus dari Polda Jateng yang diterima Andar Situmorang menyatakan, jika penyidik Polda Jateng telah mendapatkan salinan dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Semarang berupa pelepasan hak tanggal 7 April 1990 yang ditandangi Edison Situmorang selaku kuasa hukum Andar M Situmorang.

"BPN Kota Semarang menerima surat kuasa dari Edison Situmorang sebagai kuasa hukum Andar M Situmorang untuk melepaskan haknya. Atas dasar surat tertangal 1989 yang dijadikan syarat/lampiran pada saat terjadinya peralihan hak sertifikat HM Nomor 1490 seluas 5.390 meter menjadi tanah yang dikuasai langsung oleh negara," isi petikan surat itu.

Rencananya Polda Jateng akan memangggil Edison Situmorang untuk dimintai keterangan terkait hal tersebut.

"Dan rencana tindaklanjut penyidik Polda Jateng akan mengundang Sdr Edison Situmorang untuk diminta klarifikasi," kata petikan surat dari Polda Jateng bernomor B/460/XI/2016/Ditreskrimum tanggal 21 November 2016.

Menanggapi surat dari Polda Jateng tersebut Andar mengaku tidak mengenal orang yang bernama Edison Situmorang.

"Saya sama sekali tidak mengenal orang ini. Bagaimana saya memberikan bisa memberikan surat kuasa orangnya saja saya tidak kenal," ujar Andar kepada PenaOne.com, Selasa (29/11/2016).

Andar menduga ini hanya akal-akalan BPN Jateng dan Kota Semarang saja untuk mengalihkan hak tanah saya itu.

"Pasti ada permainan dalam kasus ini, saya yakin itu," pungkas Andar yang berprofesi sebagai seorang pengacara ini.

 Penulis: Dwitanto