Sunday, 20 November 2016

Sayid Direksi PTPN I Aceh Ngaku Wakil Ketua PWI Untuk Menakuti Wartawan



Foto: Direksi PTPN I Aceh Sayid Abdurrahman Bersama ketua Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) kota Langsa 

Aceh, PenaOne -  Kebebasan Pers terbelengu di Kota Langsa akibat ulah Direksi yang mengaku dirinya wartawan dan wakil ketua Persatuan Wartawan (PWI) pengakuan tersebut di sampaikan Direksi PTPN l Aceh Sayid Abdurrahman saat di temuiriaukontras.com Kamis (17/11) di ruang kerjanya.

"Hal tersebut di sampai Sayid Abdurrahman menanggapi pemberitaan terhadap dirinya tentang dugaan tindak pidana korupsi di PTPN I yang melibatkan dirinya dan beberapa pimpinan perusahaan tersebut.

"Sayid Abdurrahman, bersama beberapa mantan pimpinan PTPN I di tunding terlibat dalam dugaan penggelapan Dana Pensiun Karyawan (Danpenbun) dan Dana Peumakmu Gampoeng dari PTPN III dan PTPN IV tahun 2011 sampai 2015.

"Saat ini kasus tersebut, sedang di periksa di Unit Tipidkor Polres Langsa dan Kejaksaan Tinggi (Kajati) Aceh.

"Pada riaukontras.com, Sayid Abdurrahman mengakui program Peumakmu Gampoeng dari PTPN III&IV yang di kelola PTPN I Aceh tidak berjalan semestinya, karena tidak ada dukungan dari pemerintah daerah.

"Terkain dana pensiun karyawan, menurut Sayid Abdurrahman, 'saya tidak menggelapkan uang itu, saya hanya menyelesaikannya, karena Jaminan Kesehatan Tenaga Kerja tidak mau menerima pendaftaran berlaku surut, tidak benar ada penggelapan, uang itu sudah kita kembalikan, 'ujar Said Abdurrahman.(Muhammad Abubakar)



Penulis: Muhammad Abubakar.