Tuesday, 27 December 2016

Di Tuding Ngatur Penegak Hukum; Ini Jawaban Wadir Adm Umum RSUD Langsa


LANGSA (NAD), riaukontras.com - Wakil Direktur (Wadir) Adminitrasi dan Umum Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Langsa Azhar Pandepotan Senin (26/12) di Kaoy Kupi pada media membenarkan kalau  dana APBN dan APBK kota Langsa yang dikelolanya mencapai Rp 60 Milyar selama 3 tahun dia menjabat.

"Untuk 1 tahun anggaran APBN dan APBK mencapai Rp 20 milyar sudah 3 tahun kurang lebih menjabat Wadir sekitar Rp 60 milyar gitu lah lebih kurang, 'ujar Azhar dengan jawaban cukup santai.

"Namun Azhar tidak bersedia memberikan kerengan secara rinci penggunanya dana APBN dan APBK kota Langsa selama 3 tahun menjabat Wadir RSUD Langsa, yang pasti penggunaan itu sudah tepat sasarannya tidak ada penyelewengan uang itu silakan aja kita cek kelapangan apakah benar atau salah penggunaan uang itu, 'sebutnya.

"Azhar juga mengakui sudah pernah diperiksa penegak hukum selama menduduki jabatan itu, macam macam lah yang salah, 'sebut Azhar.

Tapi kesalahannya, setelah dilakukan pemeriksaanan, tidak ada yang salah penyidik hanya memeriksa cuma proyek PL nya saja, 'ujar Azhar.

Saat di cerca pertanyaan oleh Media, terkait pernyataannya sanggup mengatur Wartawan, LSM dan Penegak hukum lainnya, "Azhar" membantah hal
Itu semua kita kan kawan, siapapun
Kawan kita, wartawan, LSM, Penegak hukum itu semua relasi dan
Patner kerja kita kan tidak salah semua kita boleh duduk sanding dengan semua pihak sambil ngopi, apakah salah kita duduk dengan siapapun orangnya dan apapun jabatannya, kita ini ingin semua pihak berkawan, 'pungkas Azhar.

Penulis: Muhammad Abubakar