Friday, 23 December 2016

Diduga Karena Pemasangan Selang NGT, Pasien RSUD Langsa meninggal

FOTO: Dr. Reni S.Pa yang merawat almarhum Kamariah


LANGSA (NAD),PenaOne - Almarhumah Kamariah (13 thn) warga Dusun Sejahtera Desa Meurandeh kecamatan Langsa Lama, diduga korban mall praktek Dokter Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Langsa.

Kamariah sempat di rawat dua hari di rumah sakit itu, semenjak masuk pada 15 Desember 2016, almarhum menghembuskan nafas terakhir pada 17 Desember 2016 di ruang ICU, setelah diduga akibat pemasangan selang NGT lewat hidung oleh Dr. Reni S.Pa.

Menurut sumber media, Juan At pada media ini Jum'at (23/12) menyebutkan pihak keluarga sudah melarang untuk tidak memasang (jangan) di pasang selang NGT, serta sudah menanda tangani surat penolakan untuk pemasangan selang NGT oleh pihak keluarga, 'ujar Juan.

Sementara Dr. Reni S.Pa didampingi Kabag humas RSUD Langsa Dr. Helmi ZA Jum'at (23/12) diruang rekap medik RSUD Langsa, pada wartawan menyebutkan, 'memang ada pengaduan meninggal dunia pada tanggal 17-12-2016 di ruang ICU, hal itu akibat penyakitnya yang sangat kronis sekali, 'ujar Reni.

"Pasien tersebut sakit Tipes kronis, tidak ada pemaksaan penggunaan NGT terhadap pasien atas nama kamariah yang sudah dirawat dua hari, tidak ada sama sekali kita paksa pasien untuk menggunakan alat pemasukan makanan kerena kondisi pasien semakin melemah di ruang ICU, 'sebut Reni.

"Kita sebagai dokter cuma membangkitkan agar diberikan makanan dengan menggunakan NGT melalui hidung pasien karena semua dokter yang menangani pasien nya ingin cepat sembuh, ujar Dr Helmi ZA yang mendampingi Dr Reni.

Kalau dikatakan pemaksaan dari dokter tidak mungkin, karena kita menganjurkan yang terbaik untuk pasien nya. Pasien sudah semakin melemah maka dokter mangupayakan agar menggunakan alat untuk memberikan makanannya, jadi tidak ada yang memaksanya, susunya di beli oleh orang tua pasien sendiri, bukan dibeli oleh dokter, 'tambanya lagi.

"Saat ditanya apakah ada kemungkinan keracunan makanan yang berikan kepada almarhum Kamariah, "Helmi" menyebutkan, tidak mungkin karena susu tersebut dibeli oleh orang tua almarhum sendiri, 'ujar Helmi.

Penulis: Muhammad Abubakar