Tuesday, 6 December 2016

Kasat Reskrim : Kasus Danpenbun PTPN I Aceh Tidak Kebal Hukum


LANGSA (NAD), PenaOne - Pengembalian uang pensiun karyawan (Danpenbun) bukan berarti Kasus PTPN I Langsa selesai, para pelaku tidak kebal hukum.

"Kapolres Langsa AKBP Iskandar didampingi Kasat Reskrim AKP. M. Taufiq pada Media ini, Senin (05/12) mengatakan kasus PTPN I yang sekarang sedang diperiksa penyidik Tipidkor Polres langsa sudah ada titik terang namun polisi belum menetapkan tersangka nya.

"Sayid Abdurrahman juga salah satu direktur, yang sebelumnya tidak memenuhi panggilan penyidik, sekarang sudah kita periksa.

"Masih ada yang kita panggil dalam kasus ini bukan hanya Sayid Abdurrahman saja, tapi ada Direksi lain yang akan kita panggil, tidak tertutup kemungkinan Dirut  juga akan kita panggil dari, 'ujar M. Taufiq.

"Uang itu dikembalikan setelah ada pemeriksaan, seharusnya uang Rp 500 juta lebih itu kita sita dulu, kenapa harus di kembalikan ke karyawan. Makanya dalam waktu dekat ini semua yang terlibat kita panggil, 'sebut M. Taufiq.

"Sudah 8 orang yang kita periksa dan sudah ada yang mengakui perbuatan nya, kasus ini akan kita gulirkan sampai ke pengadilan tidak ada yang kebal hukum di negeri ini siapapun yang terlibat dalam kasus kurupsi ini, akan kita limpahkan kepangadilan.

Delapan orang yang sudah di periksa, diantaranya Ir. Sayid Abdurrahman, Yantri Bakti Putra SE, Ady Yuspan SE MM, Jaya Kusuma SE MM, Suktro Nanto, Ir. Marzuki M. Daud, Achsan Syah, Ramadhan Ismail SH, dan masih banyak lagi yang akan kita panggil kata kasat Reskrim langsa.

Dirkom dan Dirut PTPN I Langsa juga kita panggil dalam waktu dekat ini, kita melihat perkembangan nya nanti. Wartawan dan LSM yang ada di Langsa,  'kita minta untukbmengawal secara ketat kasus ini, jangan gara gara kepentingan, mereka mengambil keuntungan perusahaan dari BUMN tersebut, 'pungkas M. Taufiq.

Penulis: M. Abubakar

Foto: Kasat Reskrim Polres Langsa AKP. M. Taufiq.