Tuesday, 27 December 2016

Nota Keberatan Basuki Ditolak Hakim


Jakarta, PenaOne - Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara menolak nota keberatan terdakwa penodaan agama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

"Menyatakan keberatan terdakwa Insinyur Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dan penasihat hukumnya tidak dapat diterima," kata Ketua majelis hakim Dwiyarso Budi Santiarto, dalam sidang putusan sela, di PN Jakarta Utara, Jalan Gajah Mada Nomor 17, Jakarta Pusat, Selasa, (27/22/2016).

Dalam amar putusannya, majelis hakim menilai surat dakwaan jaksa penuntut umum telah sah, memerintahkan untuk melanjutkan pemeriksaan perkara, dan menangguhkan biaya perkara sampai putusan terakhir.

Setelah membacakan putusan, majelis hakim mempersilakan masing-masing pihak, baik jaksa maupun Ahok dan tim pengacaranya untuk memberikan tanggapan. Kemudian, Ahok pun memberikan pernyataan atas putusan sela tersebut. "Yang mulia hakim kami akan pertimbangkan," kata Ahok.

Selanjutnya, Dwiyarso menyatakan sidang ditunda dan akan dibuka kembali pada 3 Januari 2017, di gedung Kementerian Pertanian, Jalan RM Harsono, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Penulis: Dwitanto