Friday, 23 December 2016

Sistem Pendingin Mesin Penting Agar Mesin Awet


Jakarta, PenaOne - Terdapat dua sistem mendinginkan mesin pada sepeda motor yakni jenis pendingin udara dan cairan (water coolant). Motor yang menggunakan pendingin cairan memiliki silinder com lebih halus. Sedangkan untuk motor yang menggunakan pendingin udara bersirip-sirip.

Bagian sirip-sirip pada motor tersebut  berfungsi sebagai pintu masuk udara. Tujuannya agar udara yang menerpa pada bagian mesin lebih banyak masuk. Inilah cara kerja pendinginan mesin yang memiliki pendingin udara.

Pada motor dengan pendingin cairan memiliki silinder com lebih halus. Sistem ini tidak membutuhkan angin banyak karena sudah dibantu dengan cairan pendingin. Cairan pendingin akan berputar saat mesin dihidupkan. Dengan tidak melewati radiator, cairan pendingin bergerak dari pompa ke silinder com terus balik lagi.

Jika suhu mesin mencapai 76 derajat termostart pada bagian itu akan membuka, sehingga cairan ada yang ke radiator, ada yang masuk baypas. Jika suhu misalnya mencapai 85 derajat, saluran bay pas menutup sehingga semua cairan masuk ke radiator. Jadi dari pompa, mesin, didinginkan masuk lagi ke bagian pompa lagi.