Monday, 23 January 2017

Agus Yudhoyono Bantah Dirinya Diskriminatif

Jakarta, PenaOne - Calon gubernur DKI Jakarta, Agus Harimurti Yudhoyono, membantah isu mengenai dirinya diskriminatif dan intoleran.

Hal itu dia sampaikan saat menemui masyarakat Tionghoa di Jakarta Utara dan Jakarta Barat, Minggu (22/1/2017). 

"Ini dunia politik yang penuh dengan ingar bingar, pada kesempatan ini saya menepis dan klarifikasi perihal isu tersebut bahwa itu semua tidak benar karena memang tidak ada sejarah keluarga kami melakukan hal-hal tersebut," kata Agus, di Hotel Harris, Jakarta Utara. 

Agus mengatakan sumpah jabatan yang dia ucapkan ketika aktif di militer masih melekat hingga kini. Dia bersumpah menjaga keutuhan bangsa di tengah keberagaman yang luas. 

Agus membantah isu yang menyebut dirinya dan keluarga Yudhoyono terafiliasi dengan kelompok intoleran, apalagi mengagitasi kelompok tersebut untuk mendiskreditkan lawan. 

"Tentu tidak benar, seperti yang dibilang selama 10 tahun ayah saya menjabat tidak mungkin, dan kami berdua memiliki DNA yang sama jadi mudah-mudahan warga tidak termakan isu fitnah keji," ujar Agus. 

Agus sempat ditanya oleh Diana, seorang pengurus RW di Pekojan, mengenai program apa yang paling pertama akan diimplementasikan jika menjabat gubernur. Agus sempat kebingungan memilih satu di antara sekian program yang menurut dia harus berjalan pararel. 

Namun kemudian satu kata muncul dalam benak Agus dan diyakininya sebagai hal yang harus dilakukan usai pilkada nanti. 

"Adalah rekonsiliasi. Itu semua penting tapi kemajuan, kesejahteraan, tidak akan ada artinya jika masih tersisa gesekan," kata Agus. 

Seperti dikutip Kompas.com, Selain menuturkan fitnah keji yang menyerang dirinya, Agus juga sempat menyinggung soal isu korupsi yang menjerat cawagub DKI, Sylviana Murni. Kata Agus, Sylviana dan dirinya adalah target serangan yang selalu dicari-cari kesalahannya. 

Agus memastikan dia dan Sylviana memiliki komitmen yang jelas untuk berdiri di atas semua kepetingan dan golongan.