Monday, 2 January 2017

Di Aceh, Dana Desa Hanya Cair 25 Persen


Aceh, PenaOne - Sejumlah Kepala Desa (Keuchik) di Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh dipecat lantaran tidak mendukung salah satu calon Bupati disana.

Hal ini di sampaikan sejumlah Keuchik. Menurut mereka di Kabupaten Nagan Raya sistim pemerintahan menganut dinasti kerajaan. Bukan hanya Keuchik, perangkat Gampoeng juga akan dipecat.

Keuchik Gampoeng Pulo kecamatan Pesisir Ruslan Saputra (38) menyebutkan kebijakan Bupati yang kini sangat membingungkan. Bahkan uang Desa hingga kini tak kunjung dicairkan sehingga bakal menghambat pembayaran honor.

"Honor Kechik dan aparat Gampoeng belum dibayarkan sejak April 2016," kata dia.

Menurut Ruslan, pengelolaan dana Desa tahun 2015 cenderung lancar. Namun, memasuki tahun 2016 Gampoeng Pulo hanya bisa menarik 25% dari Desa.

"Selebihnya di tahan oknum Kabupaten," ujarnya sembari menunjukan bukti jika dirinya diangkat menjadi Kechik berdasarkan Surat Pernyataan Pelantikan No 141/59/2015, dan Keputusan Bupati Nagan Raya No 141/31/SK/2015 tanggal 14 November 2015, dan surat Camat Kuala Pesisir No 141/700/2016 tanggal 13 Oktober 2015.

Penulis: Muhammad Abubakar