Jumat, 20 Januari 2017

Direktur dan Dokter Senior RSUD Langsa "Ditumbalkan"

Langsa, PenaOne - Paramedis dan Dokter Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Langsa baik yang di mutasi maupun yang di putus kontrak dari rumah sakit itu diduga dijadikan tumbal oleh pimpinan dan senior mereka di instansi tersebut.

Indikasi tersebut jelas terlihat dari pemotongan maupun pembagian uang jasa medis dari Badan Pelayanan Jasa Kesehatan (BPJS), yang saat ini kasusnya sedang di periksa tim penyidik Tipikor Polres Langsa.

Dugaan tersebut semakin kuat setelah wartawan PenaOne.com M Abubakar menelusuri awal terjadinya demo pimpinan rumah sakit itu pada 29 November 2016 lalu.

Sebelum aksi demo digelar, selain Dokter senior di RSUD itu telah membuat rapat pada tanggal 22 November 2016 di Kaoy Kupi Langsa dengan agenda pembahasan aksi demo.

Pada rapat tersebut di hadiri oleh beberapa orang Dokter diantaranya Dokter Spesialis, Dokter Furqan,SpB, Dokter Darwan,SpB, DokterbReza, SpAn, Dokter Gunardi, SpPD, Dokter Soraya, SpPK, dan Dokter Netty, SpFor, mereka membahas perencanaan aksi demo.

Rapat tersebut, menurut informasi yang di terima dimotori oleh Dokter Furqan SpB, dan ada tiga pimpinan tinggi daerah yang hadir dalam rapat itu. Dua diantaranya dari pejabat yang sangat berpengaruh di kota Langsa.

Sementara Dokter Furqan SpB saat hendak di komfirmasi media terkait penggagas aksi demo selalu menghindar.

Beberapa awak media mencoba menemuinya kembali namun sia sia. Kami mencoba menelpon, Furqan ia  hanya menjawab saya sedang operasi nanti saja.

Begitu juga dengan pesan singkat yang dikirimkannya. Ia hanya menjawab sms yang isinya "tidak benar (semua itu-red)".

Penulis: Muhammad Abubakar