Wednesday, 22 February 2017

Ganjar Minta RSUD Informasikan Ketersediaan Kamar

Purworejo, PenaOne – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tjitrowardojo diminta mengembangkan sistem informasi rumah sakit bagi masyarakat. Khususnya, menyangkut informasi ketersediaan tempat tidur/ kamar maupun layanan untuk pasien.

Hal tersebut ditegaskan Gubernur Jawa Tengah H Ganjar Pranowo SH MIP saat meninjau RSUD Tjitrowardojo.

Menurutnya, informasi ketersediaan layanan maupun tempat tidur sangat penting agar masyarakat dapat mengecek layanan yang diinginkan. Terlebih mereka yang tinggal jauh dari rumah sakit.

Ditambahkan, keberadaan sistem tersebut diperlukan masyarakat mengingat tingkat kunjungan masyarakat ke RS semakin tinggi. Sehingga, tingginya kunjungan masyarakat harus diimbangi pula dengan layanan yang lebih baik. Tidak hanya layanan medis, tapi juga informasi.

“Kalau ada kamar kosong atau tidak bisa dicek. Tapi kalau pada saat pasien datang namun kemudian dibilang nggak bisa (diterima), ini berarti kan orangnya (pegawainya yang bermasalah).Performance seperti ini yang bisa kita nilai dalam sebuah kinerja. Sehingga ada baiknya nanti adasmart service yang bisa diberikan kepada warga,” kata gubernur dikutip jatengprov.go.id.

Mendatang, Ganjar juga berharap adanya pengembangan fisik rumah sakit. Dengan begitu, akan menambah kapasitas rumah sakit, dan semakin banyak masyarakat yang terlayani. Namun, hal itu juga mesti diimbangi dengan peningkatan kemampuan dan profesionalisme tenaga medis maupun sumber daya manusia yang ada.

Sementara itu, Kepala RSUD Tjitrowardojo Gustanul Arifin mengatakan, pihaknya akan terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Termasuk memperluas bangunan agar kapasitas bertambah.

“Kapasitas kami sudah mencapai 97,3 persen dan tidak ada istirahatnya. Sampai-sampai kemarin ada pasien yang datang membawa sendiri tempat tidurnya. Namun tentunya hal tersebut tidak bisa ditolak. Ke depannya kami akan memperbaiki layanan kami, dan yang penting tidak ada penolakan (pasien masuk),” katanya.