Saturday, 25 February 2017

Ini 5 Penyebab Selaput Dara Tak Berdarah Saat Seks Pertama

Ilustrasi
Jakarta, PenaOne - Keperawanan sering kali dijadikan tolak ukur atas “berharga” atau tidaknya seorang wanita itu sendiri.

Terlebih, jika sehabis menikah, lalu berhubungan seks dan tidak berdarah di malam pertama, lalu menandakan bahwa wanita tersebut sudah tidak perawan. Sungguh pemikiran yang konvesional sekali, ya.

Faktanya, beberapa wanita yang bahkan belum pernah berhubungan seksual sama sekali pun, normal jika tidak berdarah saat melakukan seks.

Dalam sebuah penelitian ditemukan, bahwa setidaknya 63 persen wanita tidak “berdarah” ketika mereka melakukan hubungan seksual pertama mereka.

Lalu, apa saja yang menyebabkan selaput dara tidak berdarah saat seks pertama kali? Mari simak penjelasan di bawah ini.

Selaput dara wanita berbeda-beda

Begini awalnya, pada saat seks pertama kali, penis umumnya akan menembus lubang vagina yang masih sangat rapat, di mana di dalamnya terdapat selaput dara. Selaput dara adalah sebuah selaput tipis yang menutupi vagina.

Bentuk, tebal dan tekstur tiap selaput dara wanita, nyatanya sangat berbeda, dengan begitu tidak semua wanita mengeluarkan darahnya saat malam pertama. Bahkan, beberapa wanita ada yang tidak memiliki selaput dara sejak lahir (bukan berarti tidak perawan sejak lahir).

Penyebab selaput dara tak berdarah di malam pertama

Di bawah ini beberapa faktor yang menyebabkan darah tidak keluar saat “ditembus” pertama kali dikutip hellosehat.com.

1. Anda sangat rileks dan vagina terlubrikasi dengan baik saat seks pertama

Saat melakukan hubungan seks untuk pertama kalinya, selaput dalam vagina akan meregang demi memfasilitasi jalur masuk si penis.

Selaput dara bisa tidak sobek dan berdarah saat berhubungan seksual jika tubuh Anda rileks dan memiliki lubrikasi yang baik. Beberapa wanita bisa mengalami perdarahan saat seks pertama mereka karena struktur selaput dara yang mereka miliki lebih tebal atau lebih tipis sehingga tidak berdarah
2. Kondisi vagina berbeda-beda

Tiap bayi perempuan dilahirkan dengan selaput dara yang berbeda. Selaput dara umumnya merupakan jaringan lembaran penuh (seperti tissue) dengan strusktur pembuluh darah pada bagian dari vagina. Pasalnya, beberapa wanita memiliki selaput dara tebal dan selaput dara tipis.

Bahkan, ada beberapa orang memiliki selaput dara yang menutupi lubang vagina hanya sedikit lembarannya. Maka tak jarang darah tidak muncul saat melakukan seks pertama kali.

3. Tegang atau stress saat pertama kali bercinta

Nyeri dan darah yang keluar di daerah vagina juga bisa muncul saat cairan lubrikasi tidak keluar. Wanita yang tidak mengeluarkan cairan lubrikasi tersebut, bisa disebabkan karena stress dan tegang.

Cairan lubrikasi pada wanita hanya akan keluar jika ia merasa terangsang, tapi jika ia sedang stres atau tegang, cairan vagina yaitu darah atau cairan bening tersebut tidak akan keluar.

4. Kecelakaan dan aktivitas yang membuat selaput dara robek sebelumnya

Faktor kecelakaan ini  merupakan penyebab yang paling umum, dan memang wajib dipahami baik oleh wanita maupun pria. Jika seorang wanita pernah mengalami kecelakaan, khususnya fokus pada bagian vagina.

Hal ini dapat menyebabkan selaput dara tanpa diketahui akan robek dengan sendirinya. Selaput dara tidak berdarah saat seks pertama juga bisa disebabkan Anda berolahraga dengan gerakan tertentu yang menyebabkanselaput dara meregang hingga robek.

5. Tes kesehatan dan memakai tampon

Sama seperti anggota tubuh lainnya, organ intim juga perlu diperiksa ketika kita merasa ada yang tidak beres pada bagian tubuh tersebut. Meski berukuran sangat kecil, tetapi alat medis yang dimasukkan ke dalam bagian intim wanita ketika mengenai selaput dara dapat memicu robeknya bagian sensitif wanita tersebut.

Nah, berbeda lagi dengan memakai tampon, dengan memakai tampon saat menstruasi secara tidak sadar bisa menjadi penyebab selaput dara robek dan tidak berdarah saat seks pertama kali.