Tuesday, 14 February 2017

PDI-P Ajak Saksi di TPS Bekerja Maksimal



Jakarta, PenaOne - Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Effendy Sianipar mengajak seluruh pendukung, simpatisan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok dan Djarot Saiful Hidayat ikut mensukseskan jalannya Pilkada yang akan digelar serentak 15 Febuari atau besok pagi.

Pria yang kini duduk di Komisi IV DPR RI ini mewanti-wanti agar saksi Ahok-Djarot selalu mengawasi hasil perhitungan suara di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS).

"Jaga suara kita agar tidak dicurangi dan didzalimi," katanya dalam pesan singkat Rabu (14/2/2017).

Ia berharap Pilkada yang akan digelar serentak besok pagi bisa berjalan dengan aman di selurun Indonesia.

"Pilkada harus aman, jujur dan adil," pungkas pria asal Sumtera Utara ini.

Sekedar informasi, Presiden Joko Widodo pada tanggal 10 Februari 2017 lalu telah menandatangani Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 3 Tahun 2017  tentang Hari Pemungutan Suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2017 sebagai Hari Libur Nasional.

Keputusan Presiden tersebut didasari pertimbangan untuk memberikan kesempatan yang seluas-luasnya bagi warga negara untuk menggunakan hak pilihnya. Selain itu, Pasal 84 ayat (3) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota Menjadi Undang-Undang sebagaimana telah dirubah beberapa kali dan terakhir diubah dengan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016, mengamanatkan  bahwa pemungutan suara dilakukan pada hari libur atau hari yang diliburkan.

Di seluruh Indonesia akan dilaksanakan Pilkada serentak di 101 daerah, yang terdiri atas 7 Provinsi, 76 Kabupaten, dan 18 Kota. Ketujuh Provinsi tersebut yaitu Aceh, Bangka Belitung, DKI Jakarta, Banten, Gorontalo, Sulawesi Barat, dan Papua Barat.

Penulis: Dwitanto