Monday, 6 February 2017

Pelapor Minta Iriawan Tuntaskan Kasus Tanah 5.260 Meter

Jakarta, PenaOne - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan diminta menindak lanjuti kasus sengketa tanah seluas 5.260 meter persegi di Jalan Nusa  Indah Raya RT 01/01, Kelurahan Pondok Kopi, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur.

Kasus tersebut sudah dilaporkan ke Polda Metro Jaya tahun lalu dengan bukti laporan TBL/4361/IX/2016/PNJ/Dit Reskrimum tanggal 8 September 2016.

Permintaan penuntasan kasus itu disampaikan Direktur Utama (Dirut) PT Golden Twins Sotarduga (GTS) Andar Situmorang kepada wartawan di Jakarta, Senin (7/2/2017).

Andar menceritkan, tahun 2008 lalu dirinya membeli tanah 5.260 meter persegi dari Abdul Hamid bin Djaiman. Kata dia, saat membeli tanah itu dirinya tidak langsung melakukan balik nama.

"Tapi sudah dinotariskan," ujarnya.

Andar mengaku, disamping belum balik nama tanah dirinya juga tidak langsung menempati tanah itu.

"Pak Abdul Hamid waktu itu minta agar diperbolehkan menempati tanah sebelum saya pergunakan," ujarnya.

Kan kasihan, ya saya persilakan saja orang-orang itu menempati tanah.  "Saat itu hanya ada 8 rumah petak. Tapi sekarang sudah ada 50,” kata pria yang berprofesi sebagai pengacara ini.

Sekitar tahun 2016 lalu, saya ingin melakukan balik nama atas tanah itu. Lantas, saya mengajukan surat ke pejabat terkait.

"Tapi aneh, pejabat itu terkesan menghindar dan mempersulit prosesnya. Ternyata setelah ditelusuri, tanah itu sudah disewakan oleh anak dari pemilik tanah sebelum dibeli Abdul Hamid,” tuturnya.

Merasa geram tanahnya diserobot Andar melaporkan hal itu ke Polda Metro Jaya.

"Terlapornya Camat Duren Sawit, Kepala Unit Pelayanan Pajak Duren Sawit, Luran Pondok Kopi, dan Ketua 01 dan Ketua RW 01. Mereka (semuanya) membiarkan tanah saya diserobot," pungkasnya.

Penulis: Dwitanto