Wednesday, 1 March 2017

Condro Kirono: Jadilah Joker, Jangan Raja

Semarang, PenaOne - Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Drs Condro Kirono meminta kepada jajarannya untuk terus menciptakan inovasi dan kreasi yang mampu memberikan dampak positif terhadap terciptanya keamanan dan ketertiban di wilayah Jawa Tengah.

"Kegiatan rutin adalah mengimplemetasikan lima komando Kapolri yang dijabarkan dalam 11 program prioritas. Itu rutin. Supaya ada dampaknya, ada getarannya, berinovasilah, berkreasilah," kata Condro Kirono saat membuka kegiatan Rapim Polda Jateng dalam rangka Penyampaian Hasil Rapim Polri dan Rencana Kerja tahun 2017 Polda Jateng di Gedung Borobudur Mapolda Jateng, Selasa (28/2/2017).

Aplikasi Police Smile, sebagai salah satu contoh inovasi dari kepolisian, lanjutnya, wajib digelorakan. Dengan terus menggelorakan semua inovasi yang ada, Condro yakin akan memberikan manfaat bagi masyarakat karena stabilitas dan kondusivitas wilayah terjaga. Apabila stabilitas dan kondusivitas baik, artinya kepolisian ikut mendukung jalannya program-program pemerintah.

"Kami di Jawa Tengah yang bertanggung jawab terhadap kamtibmas. Penegakan hukum arahnya agar kesejahteraan masyarakat tercapai. Maka, kebijakan pemerintah daerah akan kami kawal, kami amankan, agar tata, tentrem kerta raharjaterwujud," tuturnya.

Condro juga berpesan kepada seluruh jajarannya agar senantiasa memelihara soliditas internal. Caranya, dengan menjadi joker.

"Pelihara terus soliditas internal. Setiap personel diharapkan menjadi joker. Joker itu bisa masuk ke mana saja. Jangan jadi raja. Tidak pas kalau kita sebagai pelayan menjadi raja. Biasa sajalah. Ini terkait bagaimana leadership kita," ajaknya.

Gubernur Jawa Tengah H Ganjar Pranowo SH MIP mengapresiasi inovasi aplikasi smile police yang baru saja diluncurkan Polda Jateng. Ganjar berpendapat, aplikasi itu membuat masyarakat tersenyum lantaran memudahkan mereka mendapat layanan dari kepolisian.

"Kita sudah pakai aplikasi semuanya. Maka pada saat polda me-lauch smile police itu bikin smileorang. Itu top. Jadi, tinggal titip Pak Kapolda, pokoknya operatornya dilatih nungguin itu aja. Menjawab, merespon. Itu saja. Kalau jalan, citra kita akan luar biasa," puji mantan anggota DPR RI itu.

Ganjar juga mengapresiasi kerja Polda Jateng dalam membantu terealisasinya pembangunan PLTU Batang. Apalagi, terwujudnya proyek untuk memenuhi kebutuhan energi itu tidak mudah. Bahkan sempat macet selama empat tahun.

"Saya terima kasih sudah dibantu (terealisasinya) PLTU Batang. Tidak mudah karena Public Private Partnership (PPP) yang pertama. Hampir tiap minggu Bloomberg telepon saya. Australia, Eropa telepon saya. Akankah ini berhasil. Tantangannya luar biasa," ungkapnya.

Saat ini, lanjutnya, penetrasi pembangunan PLTU Batang di lapangan tergolong bagus. Bahkan, Ganjar mengaku mendapat undangan dari Jepang untuk melihat langsung operasional PLTU di negeri sakura itu, yang berada di tengah kota. Namun, dia menolak dan meminta agar masyarakat di sekitar PLTU Batang saja yang memenuhi undangan itu.

"Kalau yang diajak masyarakat sekitar PLTU Batang untuk melihat operasional PLTU di Jepang yang menggunakan teknologi ultra super critical, mereka akan teredukasi. Teknologinya itu sangat canggih, sehingga fly ash-nya sudah tidak kelihatan," beber gubernur dikutip jatengprov.go.id

Selain terbantu dengan terealisasinya PLTU Batang, Ganjar juga merasa terdukung dengan upaya kepolisian dalam menindak tegas kasus penyelewengan pupuk bersubsidi.