Tuesday, 28 March 2017

Ditawari Permen, Bocah SD di Sentolo Nyaris Jadi Korban Penculikan

Ilustrasi
Kulon Progo, PenaOne - Tak hanya terjadi di perkotaan, dugaan penculikan anak-anak juga terjadi di pelosok pedesaan.

Kali ini menimpa Nj, siswa kelas III SD Kemiri, Desa Kaliagung, Sentolo. Berdasarkan data yang dihimpun  dugaan penculikan berawal saat Nj pulang sekolah.

Ketika itu Nj berjalan kaki menuju rumah neneknya yang berjarak kurang lebih satu kilometer dari sekolahnya. Saat di tengah perjalanan, mendadak mobil Daihatsu Xenia warna hitam mendekat ke arahnya.

Setelah berhenti, salah satu penumpangnya lantas menawarkan permen kepada Nj. Sementara dari penuturan Nj, di dalam mobil itu, dirinya melihat dua orang dewasa dan seorang anak yang tengah menangis dalam kondisi mulut dibekap lakban. Saat salah satu penumpang mobil itu hendak turun, Nj pun segera melarikan diri. “Saat keluar, Bapak itu bawa pisau,” kata Nj kemarin.

Lebih jauh Desi Malamsari, ibu Nj menjelaskan, kedua pria itu masing-masing berciri-ciri, satu berbadan gemuk, dan satu lagi berbadan kurus. Salah satu dari mereka memakai masker dan memiliki tato di tangannya.

“Salah satu dari mereka sempat keluar mobil untuk memaksa anak saya menerima permen yang dia tawarkan. Tapi anak saya tidak mau dan langsung kabur,” terang Desi.

Terkait hal itu, Kapolres Kulonprogo AKBP Irfan Rifai membenarkan adanya laporan salah satu warga terkait dugaan percobaan penculikan itu. Dikutip harianjogja, tindak lanjutnya, ia lantas memerintahkan anggota Polsek Sentolo untuk mencari keterangan dari sejumlah saksi di Tempat Kejadian Perkara (TKP).