Thursday, 9 March 2017

FORMAMA Minta Facebook Penghina Presiden Ditangkap

foto-net
Jakarta, PenaOne - Arnold Thenu, Ketua Forum Masyarakat Maluku (FORMAMA) meminta pihak kepolisian segera menangkap Indrisantika Kurniasari pemilik akun faceebook yang telah dilaporkannya ke Baresrim Mabes Polri tanggal 27 Februari 2017 lalu.

"Kita ketahui bersama pada tanggal 24 Februari 2017, yang bersangkutan dalam tulisan di facebooknya telah membuat masyarakat Maluku menjadi resah dan terusik. Karena, ucapannya pula  dia telah menghina pakaian adat Maluku," kata Arnold dalam siaran pers yang diterima Redaksi PenaOne.com Rabu (8/3/2017).

Menurutnya, pakaian adat Maluku bukanlah pakaian sehari-hari yang digunakan untuk pergi ke pasar ataupun bekerja. Tetapi, digunakan hanya pada moment-moment tertentu.

"Karena, itu adalah pakaian kebesaran anak-anak adat Maluku. Dan, tidak satu orangpun yang boleh menghinanya," jelasnya.

Kami mengetahui bahwa Big Data Cyber Security (BDCS) Indonesia sudah terpasang. Dan, Cyber Crime Police melalui tehnik internet sistem akan mampu menelusuri pemilik account yang telah membuat masyarakat Maluku merasa di hina pakaian adatnya, katab Arnold.

"Oleh karena itu, kami meminta Mabes Polri untuk segera menindaklajuti laporan polisi (LP/225/II/2017/Bareskrim)  masyarakat Maluku atas nama pelapor Stevin Melay dengan saksi pelapor Giovani Wattimena dan Wempi Tarantein. Dengan tanda bukti lapor nomor: TBL/138/II/2017/Bareskrim tertanggal 27 Februari 2017," tegasnya.

Kami berkeyakinan Polisi  sudah mengetahui keberadaan Indrisantika Kurniasari. Oleh karena itu, kami meminta Polisi untuk segera menangkap terlapor.

"Pakaian adat Maluku adalah jati diri masyarakat Maluku. Dan, kehormatan serta harga diri masyarakat Maluku tidak bisa di beli oleh apapun juga," tegasnya.

Dirinya menegaskan, pihaknya tidak meminta ganti kerugian penghinaan pakaian adat tersebut dengan uang senilai satu miliar ataupun satu triliun rupiah. Karena, kehormatan dan harga diri masyarakat Maluku atas pakaian adatnya tidak dapat dibeli oleh apapun juga.

"Jadi, kami hanya meminta polisi segera menangkap Indrisantika Kurniasari. Dan, itu adalah harga mati yang kami minta demi tegaknya keadilan," demikian pria yang pernah berseretu dengan Habib Rizieq ini menjelaskan.

Diketahui, Indrisantika Kurniasari pernah mengunggah foto Presiden Joko Widodo yang mengenakan pakaian adat Maluku didampingi Kapolri Tito Karnavian dan Panglima TNI Gatot Nurmantyo.

Dalam posting itu, akun Indrisantika menulis: “Maaf mau tanya ni!!! Raja Kodok pake baju adat daerah mana yah…??? Apa doi ingin bersaing dengan King Salman ya…? Sampai segitunya dalam mencari kostum, hanya karena ingin bersaing dengan King Salman….!!!!”.

Penulis: Dwitanto