Friday, 31 March 2017

Gemilang, Anak Makassar Ini dari Prajurit Hingga Jadi Brigjen Polisi

foto-ist
Jakarta, PenaOne - Penampilan low profile, dan sikapnya yang ramah, terkadang membuat orang lain tak mengetahui  bahwa sejatinya dirinya adalah sosok Perwira Tinggi berpangkat Brigadir Jenderal Polisi dan kini menduduki jabatan sebagai Plt. Deputi Kebijakan dan Strategi Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Deputi Jakstra Bakamla RI) yang berkantor di Jl. Dr. Soetomo-11, Jakarta Pusat.

Tak disangka tak dikira jika Drs. Arifin, M.H., yang merupakan putra ke- tiga dari enam bersaudara dari pasangan bahagia Bapak H. Hanaping dengan Ibu Hj. Rukyah yang terlahir di Makassar (1960) ini mampu meraih dan menyandang pangkat Brigadir Jenderal dengan lambang bintang satu di pundaknya.

foto-ist
Bahkan kini dirinya tengah menduduki jabatan promosi bintang dua. Pasalnya, alumnus SMAN-3 Makassar (1979) ini begitu lulus sekolah langsung  mendaftarkan diri untuk mengikuti tes masuk Secatam Wamil TNI-AL 1979 hingga diterima dan lulus pendidikan kemudian dilantik menjadi Prajurit Korps Marinir dengan pangkat Prajurit Dua Marinir (Prada Mar) pada tahun 1980 dan ditempatkan sebagai anggota Batalyon Infanteri 3 Korps Marinir Jl. Opak- 9 Surabaya, dengan Dan Yon Letkol Marinir Heri Soeprapto  Legowo, Dan Kie Kapten Marinir Soegeng Riyanto, Danton Letda Marinir Kingkin Suroso.

Selang beberapa saat setelah dirinya resmi diangkat menjadi anggota Batalyon Infanteri 3 Korps Marinir TNI AL, Prajurit yang terkenal pemberani ini mendapat kepercayaan untuk melaksanakan tugas perang (Oprasi Saber Pasmar 11 ) di Timor Timur (sekarang Timor Leste) hingga tahun 1981. Tugas tersebut merupakan Satgas Satmararma yang pergerakannya dari Surabaya ke Tim Tim menggunakan KRI Ratulangi.

foto-ist
Sesuai pepatah kuno “sesuai amal perbuatan”. Sepulang dari melaksanakan tugas perang, Prajurit yang selalu mengedepankan sikap disiplin  ini mendapat kesempatan untuk mengikuti tes masuk AKABRI. Alhasil, pria muslim yang taat ibadah ini dinyatakan lulus masuk AKABRI dan diterima pada matra Polisi hingga lulus pendidikan pada tahun 1987 dan langsung ditempatkan sebagai Pamapta Res Kotawaringin Barat Polda Kalselteng.

Waktu terus bergulir. Setelah lulus dalam menempuh S1 di PTIK Jakarta (1993-1995), suami dari Hj. Ariani A. Arifin ini selalu memanfaatkan waktu di luar jam kedinasan untuk selalu belajar dan belajar. Kali itu ayah dari Ardian Oktobrata Arifin dan Widyasari Febrina A. Arifin itu menimba ilmu hukum pada program pasa sarjana (S2) di UVN Jakarta (2011-2013).

Sementara itu, pendidikan Militer dan Polri yang pernah diikutinya antara lain: Secatam Wamil TNI AL (Marinir), Akpol, PTIK, Sespimpol, dan Sespati Polri.

Sedangkan pendidikan informal (kursus/training termasuk Dikjur dan Pelatihan) yang pernah dijalaninya antara lain: Dikjur Dasar Reserse, Dikjur Palan Serse Umum, Dikjur Pamen Senior Reserse, serta  Daspa Brimob yang ditempuhnya pada tahun 1995.

Seusai ditempattugaskan sebagai Pamapta Res Kotawaringin Barat Polda Kalselteng, pemurah senyum ini berturut-turut mendapat penempatan jabatan sbb: Kasat Serse Res Kobar Polda Kalselteng, Kasat Serse Resta P. Raya Polda Kalselteng, Kapusdalops Res Fak fak Polda Irja, Kanit ll Resum Polda Sulsel, Kabbag Ops Sesditserse Poda Sulsel.

foto-ist
Dirinya juga pernah menjadi Wakapolres Maros Polda Sulsel, Wakapolres Polmas Polda Sulsel, Kabag Sabhara Polda Kaltim, Kasubdit Binops samapta Polda Kaltim, Kapolres Bontang Polda Kaltim, Kapolres Balik Papan Polda Kaltim, Wadir Reskrim Polda Kaltim, Analisis Utama Bid TNCC Bareskrim Polri, Dir Narkoba Polda Kaltim, Analisis Utama Kebijakan Bareskrim, Kabag Anev Bid Akademik STIK-PTIK, Dir Reskrimsus Polda Jatim, Irbid Jemen Opsnal l Itwil V Itwasum Polri, Irwasda Polda Maluku, Kepala Unit Penindakan Hukum Bakamla RI, dan kini menjabat sebagai Plt. Deputi Jakstra Bakamla RI.

Atas dedikasi dalam pengabdiannya kepada Negara dan bangsa, Pati Polri bermelati satu ini telah dianugerahi sejumlah tanda jasa, antara lain: SL. Kesetiaan 8 tahun, SL. Kesetiaan 16 tahun, SL. Kesetiaan 24 tahun, SL. GOM Raksa Dharma, dan SL. Seroja. (tan)