Wednesday, 15 March 2017

Hanura Riau Minta Kejati Usut Dugaan Korupsi Sekwan

foto-net
Pekanbaru, PenaOne - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dari Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) provinsi Riau Muhammad Adil meminta Sekretaris Dewan (Sekwan) Kaharuddin, dipecat dari jabatannya karena diduga telah melakukan berbagai korupsi dalam pengadaan proyek-proyek di DPRD Riau.

"Dia sengaja membuat proyek-proyek fiktif di DPRD yang tidak bermanfaat tanpa sepengetahuan Dewan. Ini ada rencana "jahat" Sekwan untuk melakuan korupsi," ungkap Muhammad Adil kepada wartawan, Selasa (14/3/2017) kemarin.

Adil juga meminta Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau menindaklanjuti dugaan korupsi yang dilakukan Sekwan.

"Sudah tercium dan ada faktanya. Sekwan membuat proyek-proyek dengan mengatasnamakan dan melibatkan anggota dewan tanpa ada persetujuan wakil rakyat" ujar Adil lagi.

Adil mencontohkan, salah satunya adalah pengadaan Satuan Pengaman (Satpam) berjumlah 130 orang senilai Rp 5,6 miliar yang dikritik banyak pihak.

"Itu nggak ada pihak dewan yang tahu, itu inisiatif Sekwan pribadi. Kepada saudara Gubernur Riau harus pecat Sekwan sesegera mungkin, lebih cepat lebih bagus" tukas Adil.

Terpisah Sekwan DPRD Riau Kaharudin, saat dihubungi ke telepon genggamnya 0811751XXXX Selasa siang sekitar pukul 15:10 Wib belum menjawab meskipun nada sambung tersambung.

Begitu juga saat di datangi ke ruangannya, Kaharuddin juga tak bisa dijumpai. "Bapak lagi sakit bang," kata salah seorang stafnya. (*/tan).