Friday, 17 March 2017

Hari Ini MK Gelar Gugatan Pilkada Yogya


Jakarta, PenaOne - Mahkamah Konstitusi (MK) hari ini akan menggelar gugatan Pilkada calon Wali Kota Yogyakarta, Imam Priyono dan wakilnya, Achmad Fadli.

"Iya rencananya besok (hari ini-red) ada sidang itu," kata Timses Imam-Fadli Antonius Fokki Ardiyanto, Kamis, 16 Maret 2017 malam.

Dikatakannya, tuntutan kami hanya satu yakni pemungutan suara ulang.

Dari laman mahkamahkonstitusi.go.id sidang dengan nomor 28/PHP.KOT-XV/2017 pokok perkara perselisihan hasil pemilihan Walikota Yogyakarta Tahun 2017 dengan pemohon Imam Priyono D. Putranto, S.E., M.Si. dan Achmad Fadli akan di gelar hari ini pukul 14:00 Wib di MK dengan acara sidang pemeriksaan pendahuluan.

Timnya merujuk pada hasil rekomendasi dari Panitia Pengawas Kota (PPK) Yogyakarta yang menyebut Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan di Umbulharjo, Gondokusuman, dan Danurejan tidak transparan.

Rekomendasi itu disodorkan kepada Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu atau DKPP maupun Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Rekomendasi ini menguatkan tuntutan tim Imam untuk pemungutan suara ulang. Mereka mempertanyakan ketua PPK yang telah mengajukan surat pindah kependudukan sejak Agustus 2016.

Kubu Imam juga memprotes dugaan keterlibatan pegawai negeri sipil dalam memobilisasi massa untuk mendukung pasangan calon Haryadi dan Heroe Poerwadi. Fokki menilai Pemerintah Kota Yogyakarta yang dipimpin Pelaksana Tugas Sulistyo tidak serius menindaklanjuti rekomendasi Panwas Kota Yogyakarta tentang dugaan PNS Kantor Balai Kota Yogyakarta yang tidak netral.

Ketua Komisi Pemilihan Umum Kota Yogyakarta, Wawan Budiyanto, mengatakan KPU telah menujuk advokat untuk mendampingi mereka di persidangan MK. KPU menunjuk Ali Nurdin dan patner sebagai kuasa hukum. "Kami sudah siapkan alat bukti untuk memperkuat argumentasi KPU," kata Wawan.

KPU Kota Yogyakarta sudah berada di Jakarta untuk melewati proses sidang MK. Di Yogyakarta, KPU DIY menggelar jumpa pers tentang pelaksanaan Pilkada di Kota Yogyakarta dan Kabupaten Kulon Progo. Ketua KPU DIY, Hamdan Kurniawan mengatakan secara umum pelaksanaan Pilkada berjalan lancar.

Ihwal dugaan pegawai negeri sipil tidak netral seperti yang ditudingkan kubu Imam, Hamdan mengatakan menyerahkan sepenuhnya pada DKPP. "Kami serahkan ke pihak yang punya otoritas ihwal ada atau tidaknya pelanggaran kode etik," kata dia.

KPU DIY menyebut KPU Kota telah menyiapkan dokumen dan data-data di tingkat kecamatan sebagai bukti di persidangan. Tapi, Hamdan tidak merinci bukti atau dokumen yang dimaksudkan. "Tunggu saja di persidangan MK," kata dia.

Haryadi Suyuti dan Heroe Poerwadi unggul dibandingkan Imam Priyono dan Achmad Fadli setelah Komisi Pemilihan Umum Kota Yogyakarta mengumumkan hasil rapat pleno rekapitulasi penghitungan surat Jumat malam, 24 Februari 2017.

Haryadi dan wakilnya mendapat 100.333 suara. Sedangkan, Imam Priyono dan wakilnya Achmad Fadli meraih 99.146. Selisih suara dua pasang calon itu 1.187 suara. Sedangkan, surat suara sah sebanyak 199.479 dan tidak sah 14.355 suara. Dalam daftar pemilih tetap terdapat 298.989 pemilih. Sesuai aturan, bila selisih perolehan suara di bawah 2,5, maka pasangan calon dalam Pilkada bisa melakukan gugatan ke MK.