Sunday, 12 March 2017

Payudara Besar Sebelah, Apakah Ini Normal?

ilustrasi-net.
Jakarta, PenaOne - Ukuran payudara besar sebelah adalah kekhawatiran umum yang menyelimuti banyak perempuan, termasuk remaja dan wanita dewasa. Yang tidak banyak orang tahu, sepasang payudara tidak harus selalu berukuran sama persis seperti yang Anda pikirkan selama ini.

Payudara besar sebelah, atau dikenal dengan payudara asimetris, adalah kondisi ketika sepasang payudara wanita memiliki perbedaan dalam ukuran, juga bentuk, posisi, atau volume kedua payudara.

Pada umumnya, payudara asimetris akan tampak lebih menonjol perbedaannya selama masa puber dan pada akhirnya dapat menyeimbangkan kedua ukuran dengan sendirinya. Namun, hingga 25 persen wanita melaporkan perbedaan ukuran dua payudara tersebut terus menetap sepanjang hidupnya.

Lebih dari setengah dari populasi wanita di dunia memiliki sepasang payudara yang besar sebelah. Biasanya, payudara kiri akan lebih besar hingga 20 persen daripada sisi kanan. Hanya sedikit wanita yang memiliki payudara simetris dengan dua ukuran yang sama persis.

Kenapa payudara bisa besar sebelah?

Setiap diskusi tentang ukuran atau bentuk payudara wanita memerlukan beberapa pemahaman dasar tentang anatomi payudara itu sendiri. Payudara adalah kelenjar lemak yang terletak di bagian depan dinding dada.

Berat rata-rata satu payudara bisa mencapai 200-300 gram, dan pada dasarnya terbentuk dari 12 hingga 20 lobus yang tersebar dari puting, layaknya jari-jari kerangka roda sepeda. Lobus-lobus ini berbentuk segitiga yang masing-masingnya memiliki satu saluran sentral yang berujung di puting, sebagai tempat di mana ASI mengalir keluar.

Jaringan payudara Anda berubah sesuai dengan siklus payudara Anda. Misalnya, Anda mungkin sering memperhatikan bahwa payudara Anda terasa lebih penuh dan kencang, juga lebih sensitif, ketika Anda sedang dalam masa ovulasi. Nyatanya, payudara memang dapat membesar akibat penyimpanan air dan tambahan sirkulasi darah ke payudara.

Akan tetapi, hal ini juga terjadi saat kedua payudara berada di ukuran yang sama. Satu studi menemukan bahwa payudara akan tampak paling tidak asimetris pada hari pertama ovulasi. Selama periode menstruasi, payudara akan kembali mengempis.

Alasan mengapa ukuran dua payudara bisa lebih besar sebelah tidak diketahui secara pasti, namun faktor penentu yang paling mungkin termasuk perubahan hormon estrogen atau cedera traumatik.

Perlukah memeriksakan payudara besar sebelah ke dokter?

Jika perbedaan kedua payudara tampak sangat signifikan, hingga dua cup lebih besar atau dua kali lipat lebih besar daripada sisi yang lain, hal ini dapat menyebabkan beberapa gangguan psikologis, terutama selama masa remaja, saat tubuh dan jiwa seorang wanita muda telah mengalami begitu banyak perubahan dengan sangat cepat.

Kondisi medis sangat langka ini disebut dengan juvenil hipertrofi (JHB), di mana salah satu payudara tumbuh membesar luar biasa dibanding dengan sisi lainnya.

Dikutip hellosehat.com Minggu (12/3/2017) dalam kasus di mana payudara asimetris menyebabkan beban fisik dan psikologis berat sehingga dokter menyarankan operasi, bicarakan terlebih dulu dengan spesialis bedah plastik payudara untuk menjalankan prosedur pengurangan massa payudara, alias breast reduction surgery, daripada menggunakan implan.

Studi menemukan bahwa wanita pemilik payudara besar sebelah yang menjalani prosedur pengurangan melaporkan kepuasan yang lebih dibandingkan mereka yang memilih implan.

Umumnya, sedikit perbedaan dalam payudara di hari-hari normal tidak memerlukan perhatian khusus. Cukup pastikan Anda memilih bra dengan cup yang pas dengan sisi payudara Anda yang lebih besar, dan Anda bisa menyiasati ‘kekosongan’ di sisi lainnya dengan bantuan bantalan bra untuk memenuhi cup bra tersebut.

Kapan payudara besar sebelah jadi faktor risiko kanker payudara?

Jika perubahan ukuran payudara terjadi secara tiba-tiba dan tampak sangat jelas, konsultasikan dengan dokter. Perubahan mendadak pada bentuk dan ukuran payudara bisa menjadi pertanda infeksi, benjolan, kista, atau bahkan kanker.

Kadang, perkembangan tumor fibroid non-kanker yang tidak Anda sadari juga dapat menyebabkan ukuran payudara besar sebelah. Penyebab lainnya yang mungkin mendasari perbedaan ini termasuk skoliosis (pelengkungan tulang belakang), dan cacat pada dinding dada.

Penelitian dari Inggris, dikutip dari WebMD, menunjukkan bahwa perbedaan besar dalam ukuran merupakan faktor risiko independen dari kanker payudara — terutama pada wanita yang berisiko tinggi terhadap penyakit ini. Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Breast Cancer Research ini melaporkan bahwa setiap kenaikan 95 gram pada payudara asimetris, diamati dengan mammografi, diprediksi meningkatkan peluang risiko kanker payudara hingga 50 persen.

Namun, yang perlu dipahami adalah, bahkan jika temuan-temuan medis menunjukkan adanya hubungan kuat antara payudara besar sebelah dengan kanker payudara, karakteristik ini hanya satu di antara sekian banyak faktor yang dapat mempengaruhi risiko Anda terhadap kanker payudara (riwayat keluarga, usia, riwayat reproduktif, dan lainnya).

Cara terbaik untuk periksa payudara sendiriadalah saat Anda sedang mandi untuk lebih memudahkan Anda memperhatikan perubahan sekecil apapun dari kondisi lembap dan licin tangan yang basah. Jika Anda memiliki payudara besar sebelah sejak dulu, tak perlu khawati.

Namun jika perubahan ukuran ini terjadi tiba-tiba, atau jika Anda menyadari suatu perubahan pada payudara, sekecil apapun, konsultasikan dengan dokter. Pemeriksaan payudara mandiri tidak akan mengurangi risiko kematian akibat kanker payudara, tetapi penting untuk bisa mendeteksi perubahan payudara sedini mungkin dan menghindari menunda konsultasi dengan dokter.