Senin, 27 Maret 2017

"PPI Ngunduh Mantu"

foto-twitter Pasek
Jakarta, PenaOne - Organisasi Masyarakat (Ormas) Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) yang diprakarsai rekan-rekan mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum tak pernah surut melakukan aksi untuk memajukan Indonesia dan menjalin silaturahmi diantara kadernya.

Diberbagai daerah, ormas PPI sudah didirikan. Apakah itu tandanya ormas tersebut akan dijadikan partai poltik? Tentu saja, hanya loyalis Anas yang tahu akan hal itu.

Kemarin, Minggu (26/3/2917) PPI menggelar acara bertajuk PPI Ngunduh Mantu. Apa makna akan peribahasa itu?.

Sri Mulyono, salah satu penggagas terbentuknya ormas PPI membenarkan acara PPI Ngunduh Mantu itu. Ia menceritakan, PPI Ngunduh Mantu itu maknanya begini, ada 5 orang anggota PPI yang menikah dalam waktu yang tidak terlalu lama jaraknya.

"Mereka menikah dibulan antara bulan Januari-Maret 2017. Nah kelimanya (pasangan suami itri -red) itu lalu dipereknalkan dengan pengurus PPI yang lainnya," kata Sri saat dikontak Redaksi Senin (27/3/2017).

Maksud tujuan acara itu menurut Sri, tak lain hanya untuk menjalin silaturhami antar anggota PPI di berbagai daerah agar tidak pernah putus.

"PPI kan keluarga besar, jadi harus diperkenalkan ke anggota yang lain. Jadi PPI berinisiatif mengadakan acara Ngunduh Mantu, mereka para istri sudah dianggap menjadi keluarga besar PPI," urainya.

Terpisah, Ketua Panitia PPI Ngunduh Mantu Bobby Triadi membenarkan acara itu. Kata Boby, 5 kader PPI yang baru saja naik ke pelaminan yakni Ian Zulfikar, Sahal Maemun, Irwan Maryulin, Irwanto Rusdam, dan Imam Mujtahudin.

"Acaranya sudah kita laksakan kemarin  Minggu, 26 Maret 2017 di Rumah Pergerakan Duren Sawit," kata Boby.

Dalam acara itu juga dihadiri oleh ustadz Dr. H. Makmun Murod Al Barbasy dan sekitarr 200 pengurus PPI lainnya.

Diketahui, acara PPI Ngunduh Mantu ini diketuhui dalam postingan twitter Pasek Suardika @G_paseksuardika.

Penulis: Dwitanto