Wednesday, 1 March 2017

Semoga di Maluku Tidak ada Konflik Lagi


Jakarta, PenaOne - Mantan Gubernur Maluku, Karel Ralahalu mengatakan, Maluku pernah mengalami peristiwa yang sangat dasyat yakni konflik yang menyita perhatian berbagai pihak.

"Kejadian tahun 1998-1999 saat itu sangat luar biasa. Konflik yang berkepanjangan menjadi topik utama," katanya dalam diskusi bertajuk "Maluku Sekarang, Besok dan Masa yang Akan Datang" di Jakarta Pusat Rabu (1/3/2017).

Saat itu, agama didorong untuk kepentingan tertentu. Agama seharusnya tidak perlu dikait-kaitkan dengan berbagai kejadian sehingga tidak terjadi konflik.

"Semua agama menganjurkan kebaikan. Saat itu seharusnya semua bisa menahan diri," kata Gubernur Maluku dua kali periode ini.

Kala itu, masyarakat sangat mudah untuk dihasut. Sehingga sistem pemerintahan nyaris lumpuh.

Ia berharap Maluku kedepan tidak terjadi konflik lagi. "Semoga Maluku aman dan tentram tidak ada konflik lagi," pungkasnya.