Wednesday, 26 April 2017

26 Tahun Beroperasi PT Tanggamua Indah Diduga Belum Kantongi Izin

Tanggamus, PenaOne - Selama 26 tahun beroperasi, di duga PT Tanggamus Indah (TI) tidak kantongi izin budi daya perkebunan.

Warga Pekon Tanjunganom Kecamatan Kotaagung Timur melayangkan surat pengaduan ke Dinas Peternakan dan Perkebunan setempat. Pihak Dinas terkait berjanji akan layangkan surat teguran dan memanggila pihak PT TI.

Disampaikan salah satu warga Pekon Tanjunganom, Idrus Subagio (63), laporan yang dilayangkan sudah pada tanggal 10 April 2017 ke Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten setempat.

"Laporan itu berisikan dugaan pelanggaran Permentan nomor 98 tahun 2013 dan UU Perkebunan nomor 39 tahun 2014," ujarnya dikutip lampungsai.com.

Merujuk pada peraturan terkait, pada Permentan 98/ 013 pasal 57, perusahaan yang sudah mempunyai hak atas tanah, belum memiliki izin tetap usaha budidaya perkebunan, maka perusahaan itu sudah harus di diskualifikasi, jika hal ini tidak di hiraukan maka Gubernur/ Bupati / Walikota bisa mencabut HGU Perusahaan.

Masih menurutnya, di dalam ketentuan itu, tidak ada alasan untuk proses membuat surat izin perkebunan. Izin itu berlaku sepanjang, masih ada kegiatan usaha, tidak ada batasan.

"Tidak ada sistem perpanjangan sesuai dengan permentan nomor 98 tahun 2013 pasal 20 ayat 1 sampai ayat 2," kata dia Selasa (25/4/2017).

Diduga sudah 26 tahun PT.TI tanpa surat izin perkebunan, berdasarkan sertifikat HGU PT.TI.tahun 1991. bahkan bisa dikatakan 38 tahun tanpa ada izin perkebunan jika dihitung dari pendirian PT.TI tahun 1979.

“Antara izin usaha PT.TI dan pelaksanaannya berlainan, selama ini diduga memakai izin perdagangan, prakteknya perusahaan bergerak di bidang perkebunan karet dan Kakao,” ungkap Idrus.

Terkiat hal ini, Kepala Bidang Perkebunan Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten setempat, Sastra Winata, membenarkan adanya laporan warga yang di layangkan oleh perwakilan Idrus Subagio.

Hal dalam laporan yang ada juga, di akuinya pelaku PT TI belum memiliki izin  usaha perkebunan.  Pihaknya dalam hal ini, sudah sering melakukan pembinaan agar pihak PT TI terkait mengurus perizinan, namun belum ada tindaklanjut dari PT terkait.

“Dalam waktu dekat ini, Dinas akan segera layangkan surat teguran tertulis serta memanggil pihak PT TI. Tentunya di harapkan pihak PT TI segera mengurus izin, jika nanti tidak di indahkan lagi, maka akan mengirim surat ke Bupati bahwa PT TI tidak ada izin yang terkait dalam budi daya perkebunan,” ujarnya. (sahid)