Thursday, 20 April 2017

Ahok Akan Tercacat dalam Sejarah Sebagai Pejuang

Jakarta, PenaOne - Tokoh muslim muda sekaligus pengamat politik Yudi Latief mengucapkan selamat atas kemenangan berdasarkan hasil qiuck count kepada pasangan calon gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan-Sandiaga Uno.

Yudi Latief juga mengucapkan selamat kepada calon gubernur DKI Jakarta nomor pemilihan dua Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

"Selamat buat Pak Ahok!  Bukan soal kalah atau menang, tapi soal keberanian memperjuangkan hak warga negara tanpa diskriminasi," kata Yudi dalam pesan elektroniknya yang diterima Redaksi PenaOne.com Kamis (20/4/2017).

Menurut Yudi, Ahok akan tercatat dalam sejarah sebagai pejuang kesetaraan hak-hak sipil meski harus menghadapi arus besar gelombang prasangka dan kebencian.

"Tapi ingat, diperlukan waktu puluhan tahun sejak Martin Luther King Jr. memperjuangkan "I have a dream" hingga seorang keturanan kulit hitam, Obama, bisa terpilih sebagai presiden Amerika Serikat," ujar Yudi.

Tanpa "kegilaan" kepahlawanan meluaskan frontier penerimaan terhadap perbedaan, mimpi Indonesia sebagai negara semua buat semua tidak punya langkah rintisan. Ribuan kilometer perjalanan harus dimulai dari langkah pertama.

Seperti Muhammad Ali. Mulutmu besar, namun sepadan dengan kerja keras dan prestasimu sebagai gubernur, yang meninggalkan jejak raksasa bagi penataan ibu kota.

Semoga segala ujian dan cobaan yang dialami memberi bekal pelajaran untuk pengabdian lain yang menanti dengan kepakan sayapnya, tambah Yudi.

Empat lembaga survei, yakni Litbang Kompas, PolMark Indonesia, LSI Denny JA, dan SMRC (Saiful Mujani Research and Consulting), menampilkan proses hitung cepat atau quick count untuk Pilkada DKI Jakarta 2017.

Mereka menempatkan Anies-Sandi lebih unggul dibandingkan pasangan Basuki TjahayaPurnama-Djarot Saiful Hidayat (Ahok-Djarot).

Berikut hasil quick count 4 lembaga survei ini yang dihimpun hingga pagi ini:

Litbang Kompas:

Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat: 42,00 persen.
Anies Baswedan dan Sandiaga Uno: 58,00 persen.

PolMark Indonesia:

Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat: 43,67 persen.
Anies Baswedan dan Sandiaga Uno: 56,33 persen.
Sampel suara yang masuk baru sebesar 64,25 persen.

LSI Denny JA:

Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat: 44,7 persen.
Anies Baswedan dan Sandiaga Uno: 55,3 persen.
Sampel suara yang masuk baru sebesar 70,57 persen.

SMRC:

Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat: 41,17 persen.
Anies Baswedan dan Sandiaga Uno: 58,83 persen persen.
Sampel suara yang masuk baru sebesar 55,91 persen.

Hasil dalam artikel ini merupakan hasil sementara. Kemungkinan akan berubah-rubah. (tan/bian)