Senin, 03 April 2017

Anak 98: Benny Ngusir Kucing Saja Gak Tega, Apalagi Lakukan Pengeroyokan

Sayed Junaidi Rizaldi-foto ist
Jakarta, PenaOne - Sikap Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) asal Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Afnan Hadikusumo yang melaporkan dua anggota DPD lainnya Benny Ramdhani dan Delis Julkarson Hehi atas tuduhan pengeroyokan dinilai lebay.

Laporan Afnan itu dibuat di Polda Metro Jaya hari ini, Senin (3/4/2017) dengan nomor LP/1635/IV/2017/PMJ/Dit.Reskrimum.

"Kita bisa liat videonya senator asal Yogyakarta itu terjatuh. Benny Rhamdani itu aktifis 98. Benny itu, ngusir kucing dari rumahnya saja tidak tega. Apalagi melakakukan pengeroyokan. Jangan lebay juga tuh anggota DPD ," kata Sayed Junaidi Rizaldi Sekjen Rumah Gerakan (RG) 98 saat bercakap dengan Redaksi PenaOne.com Senin (3/4/2017) malam.

Sayed menyangakan keributan yang sempat teradi di gedung parleman tadi siang. Seharusnya aksi itu tidak terjadi, lantaran sikap anggota DPD barus menunjukkan kedewasaan dalam berperilaku.

"Ini kita sayangkan. Tapi jangan juga para DPD mempertontonkan sikap kayak anak kecil. Masak orang lagi berbicara di podium di suruh turun . Coba biarkan saja orang bicara, dengarkan dengan baik. Ingat duit negara Rp 2,5 Miliar lho pertahun untuk senator itu," pungkasnya.

Anggota DPD asal DIY, Afnan Hadikusumo melaporkan rekannya sesama anggota DPD yaitu Benny Ramdhani dan Delis Julkarson Hehi ke polisi karena merasa dikeroyok saat rusuh di paripurna DPD. Di sisi lain, Benny mengaku hanya ingin melerai.

Benny mengatakan aksi saling dorong itu tidak disengaja. Dia mengaku ingin mengontrol emosi senator asal Jawa Timur, Ahmad Nawardi yang naik ke podium. Di saat yang bersamaan, Afnan terlihat ingin mengambil alih podium.

"Itu kan banyak orang, itu kan tangga. Saya saja hampir jatuh. Itu saya mencoba menjaga emosi Pak Nawardi," ujar Benny di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat.

Benny mengaku awalnya ingin memisahkan antara Afnan dengan Nawardi. Ia tidak ingin terjadi keributan yang lebih besar.

"Karena itu saya tarik turun, beliau juga ikut turun. Justru saya mencoba menarik beliau agar si Nawardi di podium tidak emosi dan terjadi sesuatu," ungkap Benny.

Penulis: Dwitanto