Kamis, 20 April 2017

Belum Balapan, Marc Marquez Sudah Lempar Handuk

Austin, PenaOne - Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez, merupakan penguasa MotoGP Austin. Sejak Circuit of the Americas (COTA) menggelar balapan grand prix pada 2013, Si Bayi Alien selalu memenangi kelas MotoGP dari pole position.

Namun, jelang pergelaran MotoGP Austin 2017 pada akhir pekan ini, sang raja seolah memberi sinyal siap turun takhta. Marquez tak membidik kemenangan kelima beruntun dan hanya mengincar podium.

"Saya ingin meraih hasil bagus dan Texas adalah sirkuit yang saya sukai. Namun, saya tak berbicara soal kemenangan tapi tentang perjuangan meraih podium pertama pada tahun ini," kata Marquez seperti dikutip dari Autosport, Rabu (19/4/2017).

Marquez memilih bersikap realistis setelah melakoni start terburuk sejak debut di kelas MotoGP pada 2013. Pebalap asal Spanyol itu untuk pertama kalinya gagal meraih kemenangan dari dua seri awal.

Marc Marquez hanya finis keempat pada seri pembuka di Losail, Qatar, 26 Maret. Pebalap berusia 24 tahun itu lalu crash outsaat sedang memimpin lomba pada balapan kedua di Termas de Rio Hondo, Argentina, 9 April.

Perjuangan Marquez sebagai juara dunia bertahan dalam mempertahankan titel pun semakin berat. Dia kini masih tertahan di posisi kesembilan klasemen sementara dengan 13 poin. Marquez terpaut 37 angka dengan pebalap Movistar Yamaha, Maverick Vinales, yang memuncaki klasemen setelah menjuarai balapan di Qatar dan Argentina.

"Finis di posisi podium akan sangat ideal untuk mendapatkan stabilitas. Kami membutuhkan sedikit stabilitas karena Vinales sudah dua kali menang dan Valentino (Rossi) juga telah dua kali naik podium. Duo Yamaha tampak sangat kompetitif," ujar Marquez.

"Jika ada peluang memenangi MotoGP Austin, tentu saya akan mencoba. Kalau tidak, saya tak akan memaksakan diri. Kami harus belajar dari kesalahan di Argentina," tuturnya. (bian)