Sabtu, 08 April 2017

Ini Saran Semen Padang Soal Jadwal Liga 1

Padang, PenaOne - Operator Liga 1, PT Liga Indonesia Baru (LIB), telah mengirimkan draft jadwal pertandingan kepada seluruh peserta kompetisi kasta tertinggi Tanah Air, termasuk Semen Padang. Seluruh klub lantas diminta mempelajari draft jadwal tersebut dan kemudian memberikan masukan kepada operator paling lambat Sabtu (8/4/2017).

Manajer Semen Padang, Win Bernadino, mengaku pihaknya masih memeplajari secara detail draft jadwal pertandingan yang diberikan oleh operator liga.

Meski begitu, manajemen Semen Padang meminta agar saat tandang ke wilayah timur Indonesia atau ke Pulau Jawa sebaiknya sekaligus menjalani dua pertandingan.

Win mencontohkan bila mendapat jadwal bertanding di kandang Persipura Jayapura, sebaiknya di waktu yang berdekatan, mereka menghadapi Perseru Serui yang juga masih berada di Papua. Kendati menurut informasi yang berkembang, PSSI meminta Perseru mencari kandang lain untuk homebase di Liga 1.

Win menilai konsep yang diterapkan pada Liga 1, yang menurut jadwal kick-off 15 April 2017, mengadopsi turnamen jangka panjang Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 presented by IM3 Ooredoo. Di mana, setiap klub memiliki jatah bertanding adalah sekali laga kandang dan sekali laga tandang secara bergantian.

"Kami menginginkan operator kompetisi jika pertandingan satu kali kandang dan sekali tandang, ada pengecualian. Masalahnya jika setiap tim ketika bermain di Pulau Jawa, tidak mungkin rasanya ketika main menghadapi Madura United langsung kembali lagi ke kandang, sementara di Jatim masih ada Persela dan Persegres. Saya berharap, ketika bermain di Jatim, sekalian saja menghadapi klub lain di Jatim. Selain efesien, pengeluaran klub juga lebih sedikit," tutur Win Bernadino.

Menurut jadwal yang dirilis operator kompetisi, Semen Padang akan mengawali Liga 1 dengan bertandang ke markas Persegres GU pada tanggal 17 April 2017.

Berdasarkan format Liga 1, di putaran pertama nanti dari total 18 klub peserta akan dibagi dua bagian. Sembilan klub akan mendapat jatah sembilan kali home di putaran pertama, sementara sembilan klub lain hanya mendapat jatah delapan home. Di putaran kedua, dikutip bola.com, sembilan klub yang mendapat jatah delapan home di putaran pertama, akan mendapat jatah sembilan laga kandang. (bian)