Thursday, 6 April 2017

Lingkar Muda Hanura: KPK Harus Tetapkan Novanto Tersangka e-KTP

Jakarta, PenaOne - Ketua umum DPP Lingkar Muda Hanura (LMH) Arius Sapulette meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera menetapkan Setya Novanto sebagai tersangka korupsi e-KTP.

Nama Novanto, menurut Arius sering disebut turut terlibat dalam lingkaran korupsi yang merugikan uang negara Rp2,3 triliun tersebut.

"KPK harus berani menetapkan Novanto sebagai tersangka e-KTP. KPK jangan hanya memanggil terus. Kasihan orang yang dipanggil, reputasi dia dimata publik jadi jelek," kata Arius dalam keterangan pers yang diterima Redaksi PenaOne.com Kamis (6/4/2017) malam.

Dirinya yakin, jika Setya Novanto memang terlibat dalam kasus e-KTP ini. Bahkan, Arius mengklaim memiliki bukti kuat jika Novanto terlibat dalam kasus ini.

"KPK jangan tebang pilih dalam menegakkan hukum dinegeri ini. Semua orang sama dimata hukum. Jika Setyo Novanto lolos berarti ada dagang sapi dalam perkara ini," tegas nya

LMH kata dia, akan mengawal kasus korupsi e-KTP ini sampai tuntas. "Siapapun yang terlibat harus disikat".

Dirinya meminta pengungkapan dugaan korupsi e-KTP yang melibatkan banyak kalangan dijauhkan dari intervensi pihak manapun.

KPK harus berani mengungkap orang-orang yang diduga terlibat dalam dugaan korupsi e-KTP yang melibatkan banyak pihak termasuk  anggota legislatif, yudikatif yang masih aktif ataupun yang sudah paripurna.

Lembaga anti rasuah yang kini digawangi Agus Raharjo harus bekerja maraton dalam penanganan kasus ini.

Dia menegaskan, jika KPK memang sudah memiliki minimal 2 alat bukti yang cukup tetapkan mereka termasuk Setya Novanto sebagai tersangka dan segera umumkan ke publik.

"Ini penting dilakukan agar nama baik seseorang tidak runtuh gara-gara kasus e-KTP ini," tegasnya. (tan/nah)