Kamis, 13 April 2017

Politisi Hanura Ini Siap Dipanggil Kejaksaan Agung

Muhammad Adil-ist
Jakarta, PenaOne - Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Provinsi Riau Muhammad Adil siap diperiksa Kejaksaan Agung (Kejagung) terkait dugaan korupsi dana aspirasi partai politik senilai Rp500 juta lebih.

"Sebagai warga negara yang baik saya siap dipanggil Kejaksaan Agung," ujar Aidil Kamis (13/4/2017).

Dirinya yakin, jika tuduhan dan  pemberitaan soal dugaan korupsi yang membelit dirinya hanya bualan belaka. Bahkan, dia yakin ada sekelompok orang yang dengan sengaja menggoreng isu ini kembali dan dimunculkan ke publik.

"Ini ada upaya pembunuhan karakter saya sebagai anggota Dewan," tegas politisi Partai Hanura ini.

Menurut Adil, dugaan korupsi yang digembar gemborkan kelompok tertentu ini sudah saya clear kan di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau.

"Berita yang menyudutkan saya korupsi itu basi. Karena saya sudah pernah di periksa Kejati Riau," pungkas mantan anggota DPRD Kabupaten Meranti ini.

Adil, diduga terlibat dugaan korupsi dana aspirasi partai politik senilai Rp500 juta lebih.  Dugaan korupsi itu dilaporkan ke Kejagung sejak 1 Agustus 2016 oleh Direktur Studi Demokrasi Rakyat (SDR) Hari Purwanto namun hingga kini belum ada kejelasannya.

Adil kini menjabat sebagai anggota DPRD Provinsi Riau periode 2014-2019 dari Daerah Pemilihan (Dapil) Selatpanjang- Bengkalis. Sebelumnya Adil pernah menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Meranti provinsi Riau periode 2009-2014.

Lembaga Swadaya Masayarakat (LSM) yang dipimpin Hari Purwanto itu kesal lantaran laporannya di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau hanya jalan ditempat.

Namun, batas kesabarannya memuncak. Atas dasar itulah Purwanto melaporkan mantan anggota DPRD Kabupaten Meranti  ini ke Kejagung.

Kejati Riau sebenarnya sudah melakukan proses penyelidikan kasus M Adil itu berdasarkan Surat Perintah Penyelidikan Nomor : PRINT-02/N.4/Fd.1/04/2015 tanggal 07 April 2015, yang ditandatangangi Kepala Kejati (Kajati) Riau, Setia Untung Arimuladi. (*/bian)